Kompas.com - 26/12/2019, 20:05 WIB
Ilustrasi sel punca ShutterstockIlustrasi sel punca

KOMPAS.com - Perkembangan dan kemajuan keilmuan terkait sel punca dinyatakan menjadi terobosan dan inovasi bagi Indonesia. Produksi sel punca juga disebutkan bisa memberi potensi bagi Indonesia untuk menjadi destinasi wisata kesehatan.

Hal itu disampaikan Praktisi Medis sekaligus Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, dalam acara peresmian Pusat Produksi Sel Punca dan Produk Metabolit Nasional, Jakarta, Selasa (17/12/2019).

Saat ini, Indonesia menjadi salah satu negara yang sudah melakukan pelayanan terapi sel punca bagi pasien umum di berbagai rumah sakit.

Sementara, kata dr Ari, di beberapa negara lainnya, pelayanan sel punca masih berada di tahap riset dan belum secara resmi diberikan untuk pasien umum.

"Ini tentunya meningkatkan potensi adanya medical tourism karena ke depannya terapi sel punca bagi pasien umum. Tidak hanya diperuntukkan bagi pasien dalam negeri, tetapi juga pasien dari mancanegara," kata Ari.

Baca juga: Wisata Kebugaran dan Wisata Kesehatan, Apa Bedanya?

Sejak penelitian terkait sel punca pertama kali dilakukan oleh FKUI dan RSCM pada 2008 hingga saat ini, Unit Pelayanan Terpadu Teknologi Kedokteran (UPTTK) Sel Punca RSCM FKUI telah melakukan penelitian berbasis pelayanan terapi pada berbagai kasus sebagai berikut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

- Kasus patah tulang gagal sambung

- Defek tulang panjang

- Defek tulang belakang

- Kelumpuhan akibat cedera saraf tulang belakang

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.