Kompas.com - 26/12/2019, 13:39 WIB

SINGKAWANG, KOMPAS.com - Puluhan pengunjung Dayang Resort, Kota Singkawang, Kalimantan Barat sumringah. Fenomena astronomi Gerhana Matahari Cincin (GMC) dapat mereka nikmati dengan sempurna.

Noviani, satu di antara pengunjung mengaku kagum dengan peristiwa cahaya matahari untuk menyinari bumi tertutup bulan.

"Wah.. ini sesuatu yang bersejarah bagi saya. Cuaca bagus. Langit cerah. Gerhananya sempurna," kata Noviani kepada Kompas.com, Kamis (26/13/2019).

Pengamatan gerhana matahari cincin yang digelar di Dayang Resort ini diprakarsai tim komunitas edukasi astronomi untuk masyarakat Indonesia: Langitselatan.

Baca juga: Mengapa Harus Pakai Kacamata Khusus saat Melihat Gerhana Matahari?

Mereka yang berjumlah belasan orang, telah sejak Senin (23/12/2019) berada di Kota Seribu Klenteng untuk melakukan berbagai persiapan.

Ajeng Tri Handini selaku Edukator Langitselatan menerangkan, pilihan mereka melakukan pengamatan gerhana matahari di Singkawang lantaran kondisi cuaca diprediksi cerah.

"Alhamdulillah. Setelah gerhana matahari cincin nya memcapai puncak, tidak ada halangan. Langit biru cerah. Hanya ada awan tipis," kata Ajeng.

Pengamatan gerhana matahari cincin di Singkawang, Kalimantan Barat.KOMPAS.COM/HENDRA CIPTA Pengamatan gerhana matahari cincin di Singkawang, Kalimantan Barat.

Selain karena prediksi cuaca, pilihan mereka melakukan pemantauan di Singkawang juga agar penyebarannya yang merata.

"Jadi, pemantauan tidak hanya satu titik dan menyebar. Astronomi tidak banyak yang ke sini (Singkawang)," ujarnya.

Untuk mendukung pemantauan, mereka menyiapkan sejumlah perlengkapan untuk pemantauan gerhana, ada 2 solar scope, 1 telescope meade, 1 telescoper skywattcher + OTA Lunt, telescope ioptron + OTA celestron.

"Ada juga kacamata matahari untuk digunakan pengunjung Dayang Resort," ucapnya.

Baca juga: Gerhana Matahari Cincin, Ini Persiapan Komunitas Astronomi di Singkawang

Avivah Yamani selaku Komunikator Astronomi Langitselatan mengatakan ini gerhana matahari paling sempurna yang pernah dia lihat.

"Tahun 2009 yang lalu itu berawan, 2013 juga berawan. Bahkan, tahun ini saja di tempat lain ada juga yang berawan, tapi di Singkawang cerah," ujarnya girang.

Dia menyebutkan, di Singkawang, gerhana matahari cincin dimulai pukul 10.43 WIB, mencapai puncak 12.42 WIB sampai 12.45 WIB.

"Dan diperkirakan selesai pukul 14.24 WIB," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.