Mitos atau Fakta: Main Ponsel, Nonton TV, dan Berkaca Bikin Tersambar Petir?

Kompas.com - 20/12/2019, 12:04 WIB
Ilustrasi sambaran petir ThinkstockIlustrasi sambaran petir

KOMPAS.com - Musim hujan yang telah memasuki sejumlah wilayah Indonesia tidak jarang disertai dengan kilatan angin kencang dan kilatan petir.

Banyak kepercayaan di masyarakat terkait hal yang tidak boleh dilakukan saat sedang ada petir, seperti tidak boleh berkaca, menggunakan telepon genggam, menonton tv dan lain sebagainya.

Lantas untuk mengetahui fakta tentang semua itu, Kompas.com menghubungi Peneliti Petir sekaligus Guru Besar dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Dr Dipl Ing Ir Reynaldo Zoro, Rabu (18/12/2019).

Baca juga: Sudah Musim Hujan, Lakukan 7 Hal Ini agar Tidak Tersambar Petir

1. Berkaca

Salah satu hal yang dipercaya oleh masyarakat adalah tidak boleh berkaca di rumah maupun di luar rumah saat hujan dan petir karena bisa membuat orang yang berkaca tersambar oleh petir.

Ternyata, hal ini hanyalah mitos. Dijelaskan oleh Zoro, bahwa berkaca di dalam rumah boleh saja dilakukan meski sedang ada petir.

"Kalau di luar rumah atau di tempat terbuka, berkaca atau enggak, ya bisa saja kena sambar petir," kata dia.

Hal itu, ujar Zoro, bisa terjadi karena faktor risiko penghantar energi petir lainnya, bukan karena kacanya.

Baca juga: Petani Tewas Tersambar Petir, Seberapa Besar Kekuatan Halilintar?

2. Menonton Televisi (TV)

Hal lain yang dipercaya oleh masyarakat adalah tidak menyalakan televisi dan menontonnya saat di luar rumah sedang hujan disertai petir.

Menurut Zoro, menonton TV dengan antena dalam atau tv kabel sebetulnya tidak akan menjadi masalah, meskipun di luar sedang hujan petir sekalipun.

Lain halnya bila TV menggunakan antena yang dipasang di luar atau di atap rumah, antena tersebutlah yang sangat mudah disambar oleh petir.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antartika Tak Tersentuh Covid-19, Penelitian Musim Panas Ilmuwan Kurangi Personel

Antartika Tak Tersentuh Covid-19, Penelitian Musim Panas Ilmuwan Kurangi Personel

Oh Begitu
Bukan Palung Mariana, Lubang Terdalam Bumi Dibuat oleh Manusia

Bukan Palung Mariana, Lubang Terdalam Bumi Dibuat oleh Manusia

Fenomena
Sejak 70.000 Tahun Manusia Sudah Gunakan Panah Beracun, Ini Penjelasannya

Sejak 70.000 Tahun Manusia Sudah Gunakan Panah Beracun, Ini Penjelasannya

Fenomena
Planet Luar Tata Surya Bumi Super Paling Ekstrem Ternyata Punya Lautan Lava

Planet Luar Tata Surya Bumi Super Paling Ekstrem Ternyata Punya Lautan Lava

Fenomena
Hutan Hujan Amazon Kena Proyek Pengaspalan, Kerusakan Lingkungan di Depan Mata

Hutan Hujan Amazon Kena Proyek Pengaspalan, Kerusakan Lingkungan di Depan Mata

Fenomena
Gempa Hari Ini: M 5,0 Guncang Sumba Ternyata Sudah 244 Kali Susulan

Gempa Hari Ini: M 5,0 Guncang Sumba Ternyata Sudah 244 Kali Susulan

Fenomena
Istri Adalah Orang Lain yang Kebetulan Diurus Suami, Benarkah?

Istri Adalah Orang Lain yang Kebetulan Diurus Suami, Benarkah?

Oh Begitu
Ilmuwan di Inggris Kembangkan Vaksin Tiruan untuk Lawan Covid-19

Ilmuwan di Inggris Kembangkan Vaksin Tiruan untuk Lawan Covid-19

Fenomena
Misteri Mahluk Berleher Super Panjang Akhirnya Terungkap, Ini Penjelasannya

Misteri Mahluk Berleher Super Panjang Akhirnya Terungkap, Ini Penjelasannya

Fenomena
Ledakan Lebanon, Bagaimana Amonium Nitrat Menghancurkan Kota?

Ledakan Lebanon, Bagaimana Amonium Nitrat Menghancurkan Kota?

Oh Begitu
Sejak 5 Agustus, Rentetan Gempa Sumba Mencapai 112 Kali

Sejak 5 Agustus, Rentetan Gempa Sumba Mencapai 112 Kali

Fenomena
Rentetan 3 Gempa Guncang Sumba NTT, Begini Analisis BMKG

Rentetan 3 Gempa Guncang Sumba NTT, Begini Analisis BMKG

Fenomena
Banyak Hewan Terancam Punah, Kenapa Ilmuwan Pilih Selamatkan Parasit?

Banyak Hewan Terancam Punah, Kenapa Ilmuwan Pilih Selamatkan Parasit?

Fenomena
Mengapa Zebra Punya Garis-garis Hitam Putih di Tubuh? Ini Penjelasan Sains

Mengapa Zebra Punya Garis-garis Hitam Putih di Tubuh? Ini Penjelasan Sains

Oh Begitu
Deteksi Kilat Corona, Swab Antigen Lebih Akurat Dibanding Rapid Test

Deteksi Kilat Corona, Swab Antigen Lebih Akurat Dibanding Rapid Test

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X