Kompas.com - 07/12/2019, 17:03 WIB

KOMPAS.com - Green tea atau teh hijau sedang marak digemari masyarakat karena menjadi salah satu rasa minuman yang diolah dengan cara kekinian.

Tidak seperti daun teh hitam dan oolong yang pengolahannya difermentasi, daun teh hijau hanya dikukus, meninggalkan konsentrasi antioksidan yang lebih tinggi disebut polifenol.

Antioksidan inilah yang menyebabkan teh hijau dipromosikan secara luas untuk diambil manfaatnya bagi kesehatan manusia. Teh hijau biasanya diminum oleh mereka yang sedang dalam program diet sehat untuk menurunkan berat badan.

Baca juga: Memaksimalkan Manfaat Teh Hijau untuk Turunkan Berat Badan

"Setiap produk yang memiliki sifat anti-inflamasi tampaknya sangat diminati akhir-akhir ini," tutur ahli diet dari AS, Lauren Kolesa seperti dikutip dari Mother Nature Network.

Beragam penelitian menunjukkan manfaat kesehatan lainnya dari teh hijau, yaitu sebagai berikut:

Mencegah penyakit jantung

Banyak penelitian melihat hubungan antara teh hijau dan kesehatan jantung. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa antioksidan dalam teh hijau membantu memblokir oksidaasi kolesterol "jahat" (LDL) dan meningkatkan kolesterol "baik" (HDL), yang membantu meningkatkan fungsi arteri dan mencegah penyakit jantung.

Mengurangi peradangan (inflamasi)

Peradangan atau inflamasi itu sendiri telah dikaitkan dengan berbagai jenis kanker, diabetes, rheumatoid, arthritis, kondisi jantung dan penyakit radang lainnya. Nah, teh hijau telah terbukti dapat mengatur sistem kekebalan tubuh dengan merangsang respons anti-inflamasi. 

Membantu menurunkan berat badan

Beberapa penelitian kecil menunjukkan bahwa mengonsumsi ekstrak teh hijau dalam beberapa kasus telah membantu menurunkan berat badan. Hal ini diduga karena sifat diuretik dari teh hijau dan antioksidan yang kuat.

Ilustrasi teh hijau.Thinkstockphotos Ilustrasi teh hijau.

Mengatur kadar glukosa

Studi di universitas yang sama, yaitu University of Maryland Medical Center, juga menemukan bahwa suplementasi setiap hari dengan bubuk ekstrak teh hijau dapat menurunkan kadar hemoglobin A1c pada individu dengan diabetes garis batas.

Melindungi dari jenis kanker tertentu

Antioksidan dalam teh hijau disebutkan dapat membantu melindungi terhadap jenis kanker tertentu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.