Kompas.com - 05/12/2019, 09:14 WIB
Peta Seismitas Indonesia Periode 1-28 November 2019. Ada 1.306 gempa tektonik. Peta Seismitas Indonesia Periode 1-28 November 2019. Ada 1.306 gempa tektonik.

KOMPAS.com - Selama November 2019, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat ada lebih dari 1.306 guncangan gempa tektonik, dengan berbagai variasi magnitudo dan kedalaman.

Daryono selaku Kapala Bidang Mitigasi dan Gempa Bumi BMKG mengatakan, gempa yang terjadi bulan lalu paling banyak didominasi oleh aktivitas lindu berkekuatan kecil.

Tercatat, gempa magnitudo kurang dari 5,0 ada lebih dari 1.263 kali.

Sementara itu, gempa kuat yang guncangannya lebih besar dari 5,0 terjadi lebih dari 43 kali. Sedangkan gempa bumi yang dirasakan masyarakat ada lebih dari 146 kali.

Baca juga: Gunung Merapi Erupsi, Adakah Kaitannya dengan Gempa Sleman?

Selanjutnya, Daryono mencatat selama November 2019 ada tiga kali gempa merusak.

"Yaitu gempa bumi Susulan di Ambon pada 12 November 2019, gempa bumi Bali Utara pada 14 November 2019, dan gempa bumi Laut Maluku pada 14 November 2019," kata Daryono dalam keterangan resmi kepada Kompas.com, Rabu (4/12/2019).

Gempa Ambon yang menimbulkan kerusakan adalah gempa susulan signifikan dengan magnitudo M 5.1 pada 12 November 2019. Gempa ini menyebabkan kerusakan 94 bangunan rumah.

Selanjutnya adalah Gempa Bali Utara dengan magnitudo M 5,0 yang terjadi pada 14 November 2019. Gempa ini menyebabkan beberapa rumah rusak ringan di Buleleng.

Terakhir adalah Gempa Laut Maluku dengan magnitudo M 7,1 yang juga terjadi pada 14 November 2019 hingga menyebabkan beberapa bangunan rumah rusak ringan di Bitung, Manado, Ternate, dan Pulau Mayu.

"Gempa kuat di Laut Maluku ini merupakan gempa berpotensi tsunami sehingga sistem InaTEWS BMKG mengeluarkan peringatan dini. Peringatan dini tsunami ini cukup akurat dan terbukti memang terjadi tsunami meski teunami kecil," kata Daryono.

Hasil monitoring muka air laut (tide gauge) menunjukan terjadinya tsunami kecil di Ternate setinggi 6 cm pukul 23.43 WIB, Jailolo setinggi 9 sentimeter pukul 23.43 WIB, dan Bitung 10 sentimeter pada 15 November 2019 pukul 00.08 WIB.

Baca juga: Sejak Dulu Maluku Sudah Sering Gempa, Ini Riwayat Sejarahnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asteroid Besar Akan Melintas Dekat Bumi Awal Februari, Apakah Berbahaya?

Asteroid Besar Akan Melintas Dekat Bumi Awal Februari, Apakah Berbahaya?

Fenomena
Kanker Ovarium Disebut Silent Killer, Shahnaz Haque: Jangan Takut Pengobatannya, Takutlah Penyakitnya

Kanker Ovarium Disebut Silent Killer, Shahnaz Haque: Jangan Takut Pengobatannya, Takutlah Penyakitnya

Oh Begitu
NASA Sebut Letusan Gunung Api Bawah Laut Tonga 500 Kali Lebih Kuat dari Bom Hiroshima

NASA Sebut Letusan Gunung Api Bawah Laut Tonga 500 Kali Lebih Kuat dari Bom Hiroshima

Fenomena
Studi Baru Ungkap Jumlah Lubang Hitam di Alam Semesta

Studi Baru Ungkap Jumlah Lubang Hitam di Alam Semesta

Oh Begitu
Antisipasi Lonjakan Kasus Omicron, PPKM di Indonesia Diperpanjang dan Dievaluasi

Antisipasi Lonjakan Kasus Omicron, PPKM di Indonesia Diperpanjang dan Dievaluasi

Oh Begitu
[POPULER SAINS]: Mengenal Ular Pucuk | Sopir Kalteng Meninggal Disengat Tawon Vespa | Kepunahan Massal Keenam

[POPULER SAINS]: Mengenal Ular Pucuk | Sopir Kalteng Meninggal Disengat Tawon Vespa | Kepunahan Massal Keenam

Oh Begitu
Proses Pembekuan Sel Telur untuk Apa?

Proses Pembekuan Sel Telur untuk Apa?

Kita
Fakta-fakta Supervolcano, Salah Satunya Ada di Indonesia

Fakta-fakta Supervolcano, Salah Satunya Ada di Indonesia

Fenomena
Ramai Ikutan Jual Foto NFT seperti Gozali, Psikolog: Ini Efek Pandemi Covid-19

Ramai Ikutan Jual Foto NFT seperti Gozali, Psikolog: Ini Efek Pandemi Covid-19

Oh Begitu
5 Fakta Planet Kepler-186F, Planet Asing yang Mirip Bumi

5 Fakta Planet Kepler-186F, Planet Asing yang Mirip Bumi

Oh Begitu
Ilmuwan Ungkap Dua Faktor Genetik yang Sebabkan Hilangnya Bau dan Rasa akibat Covid-19

Ilmuwan Ungkap Dua Faktor Genetik yang Sebabkan Hilangnya Bau dan Rasa akibat Covid-19

Oh Begitu
Bagaimana Cicak Bisa Menempel di Dinding? Ini Penjelasannya

Bagaimana Cicak Bisa Menempel di Dinding? Ini Penjelasannya

Oh Begitu
9 Obat Herbal Stroke yang Ampuh Bantu Kembalikan Fungsi Otak

9 Obat Herbal Stroke yang Ampuh Bantu Kembalikan Fungsi Otak

Kita
Orang yang Terinfeksi Omicron Bisa Menyebarkan Virus hingga 10 Hari

Orang yang Terinfeksi Omicron Bisa Menyebarkan Virus hingga 10 Hari

Oh Begitu
Memahami Cara Kawin Nyamuk Bisa Bantu Perangi Malaria

Memahami Cara Kawin Nyamuk Bisa Bantu Perangi Malaria

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.