Menelusuri Potensi Likuefaksi di Jakarta dari Riset LIPI, Ini Hasilnya

Kompas.com - 22/11/2019, 19:03 WIB
Imbauan agar warga menjauh dari ubur-ubur yang berenang ke pinggir Pantai Ancol Taman Impian, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (7/10/2019) KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIImbauan agar warga menjauh dari ubur-ubur yang berenang ke pinggir Pantai Ancol Taman Impian, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (7/10/2019)

KOMPAS.com - Terkait pemberitaan Jakarta rentan terkena likuefaksi, para ahli LIPI mengharap ada pemaparan data lebih detail agar masyarakat tidak khawatir.

Likuefaksi merupakan fenomena meluluhnya massa tanah akibat guncangan gempa yang menyebabkan tanah kehilangan kekuatannya.

Untuk wialayah ibukota, benarkah Jakarta rentan terkena likuefaksi?

Baca juga: Jakarta Terindikasi Rentan Terkena Likuifaksi

Selama satu tahun terakhir, istilah likuefaksi mungkin tak asing di telinga masyarakat Indonesia.

Terlebih, pasca terjadi gempa Palu berkekuatan M 7,4, di wilayah Petobo muncul fenomena likuefaksi.

Namun perlu diketahui, likuefaksi tidak hanya seperti yang terjadi di Palu, di mana berupa aliran dan membuat amblasnya bangunan dan pohon

Adrin Tohari yang merupakan pakar lekuefaksi LIPI mengatakan, likuefaksi ada yang berupa retakan-retakan tanah dan membuat sedikit semburan pasir muncul hingga berupa penurunan muka tanah saja.

Terkait potensi likuefaksi di Jakarta, Adrin pernah melakukan penelitian di Jakarta Utara pada 2015 lalu.

Penelitian di Jakarta

Adrin meneliti potensi likuefaksi di kawasan Tongkol, Rawa Badak, Waduk Pluit, Ancol, dan PIK dengan menggunakan metode Cone Pentration Test dan shear wave velocity survey.

"Hasil penelitian saya (di kawasan) itu menunjukkan, ada potensi (likeufaksi). Tapi potensinya rendah," ungkap Adrin dihubungi Kompas.com, Jumat (22/11/2019).

Adrin menemukan, jika Jakarta Utara mengalami likuefaksi, yang terjadi adalah penurunan muka tanah tidak lebih dari lima sentimeter. Ini dapat dikatakan kerentanan likuefaksi yang rendah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X