140 Garis Nazca Misterius Ditemukan, Arkeolog Ungkap Fungsinya

Kompas.com - 20/11/2019, 17:03 WIB
Garis Nazca di Peru yang berbentuk menyerupai manusia Yamagata UniversityGaris Nazca di Peru yang berbentuk menyerupai manusia

KOMPAS.com - Para ilmuwan kembali menemukan lebih dari dari 140 geoglyph baru di gurun Peru selatan. Geoglyph atau juga dikenal sebagai garis Nazca ini merupakan garis-garis berpola misterius berukuran raksasa yang terukir di tanah.

Gambaran itu menyerupai representasi dari manusia, hewan, dan bentuk geometri lain yang diperkirakan dibuat sekitar 2.500 tahun yang lalu. Dan saking besarnya, geoglyph-geoglyph ini bisa terlihat dari udara.

Namun, fungsi dan tujuan dari gambar-gambar yang dibuat oleh orang-orang Nazca sekitar 100-300 SM ini masih diperdebatkan. Hipotesis para ahli sebelumnya memaparkan kalau garis Nazca sengaja dibuat untuk para dewa-dewa di langit.

Baca juga: Diplomasi Bir, Kunci Jayanya Kekaisaran Peru Kuno

Para arkeolog dari Yamagata University, Jepang, melakukan studi jangka panjang terhadap geoglyph di Peru menggunakan teknologi kecerdasan buatan Watson Mashine Learning Accelerator IBM.

Penelitian baru yang dipimpin oleh Masato Sakai itu menyebutkankan jika gambar dibuat dengan menghilangkan batu-batu yang menutupi tanah. Jadi pasir putih yang ada dibawahnya akan terlihat.

Selain itu, tim menganalisis citra satelit dari wilayah Nazca serta mengidentifikasi dua geoglyph utama yang dibagi menjadi tipe A dan tipe B yang masing-masing ditujukan untuk kepentingan yang berbeda.

Geoglyph tipe A memiliki panjang lebih dari 50 meter hingga 100 meter. Geoglyph tipe A kebanyakan berbentuk binatang dan merupakan lokasi di mana orang-orang mengadakan upacara penghancuran berbagai tembikar.

Sedangkan tipe B berukuran kurang dari 50 meter. Arkeolog melihat bahwa geoglyph tipe B ini bertindak sebagai tiang penunjuk arah untuk mengarahkan orang-orang menuju ke lokasi ritual yang bertempat di geoglyph tipe A.

Baca juga: Bukan Kerjaan Alien, Orang Peru Kuno Sengaja Panjangkan Kepala agar...

Menariknya, penelitian ini juga menemukan sosok mirip manusia di antara geoglyph. Sosok itu memiliki kepala persegi panjang, memegang tongkat dan mengenakan hiasan kepala.

Meski belum diketahui makna dari karakter tersebut, namun itu sesuatu yang menakjubkan karena diciptakan oleh masyarakat kuno ribuan tahun yang lalu.

Masih banyak misteri menanti untuk diungkap dari garis-garis Nazca. Tim Yamagata pun terus melanjutkan penelitian untuk memecahkannya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X