Menurut Sains, Ini Alasan Olahraga Baiknya Dilakukan Sebelum Sarapan

Kompas.com - 05/11/2019, 09:05 WIB
Ilustrasi olahraga bersepeda SHUTTERSTOCKIlustrasi olahraga bersepeda

KOMPAS.com – Selain menyehatkan, olahraga juga membantu Anda sembuh dari beberapa tipe penyakit seperti diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.

Penelitian baru-baru ini menemukan bahwa waktu yang tepat akan memaksimalkan olahraga Anda. Hal ini berkaitan dengan insulin, hormone yang membantu untuk mengontrol kadar gula darah.

Ketika kita makan, insulin akan bekerja untuk mentransformasi gula dalam darah pada otot, yang kemudian akan disimpan untuk cadangan energi.

Ketika seseorang tidak cukup olahraga dan menjadi obesitas atau kelebihan berat badan, tubuh mereka harus menciptakan lebih banyak insulin. Dengan kata lain, tubuh mereka menjadi kurang sensitif terhadap insulin.

Baca juga: Punya Waktu Olahraga Hanya Saat Weekend, Efektif atau Tidak?

Ini adalah salah satu penyebab mengapa obesitas atau kelebihan berat badan meningkatkan risiko diabetes tipe 2, serta penyakit-penyakit kardiovaskular.

Mengutip Science Alert, Selasa (5/11/2019), olahraga meningkatkan respon dan sensitivitas kita terhadap insulin. Oleh karena itu, kita bisa mengontrol kadar gula darah dalam tubuh.

Sebuah studi dilakukan terhadap sekelompok orang yang melakukan olahraga selama enam minggu, dengan bersepeda selama 50 menit, tiga kali dalam seminggu.

Dalam satu grup, orang yang mengalami obesitas berolahraga sebelum sarapan. Mereka menunjukkan respon insulin yang lebih baik usai olahraga. Ini berarti risiko mereka terhadap diabetes tipe 2 berkurang.

Ilustrasi olahraga pernafasansjenner13 Ilustrasi olahraga pernafasan

Namun, grup lainnya yang berolahraga usai sarapan tidak menunjukkan perkembangan tersebut.

Sekelompok orang yang berolahraga sebelum sarapan juga membakar kalori dua kali lebih banyak dibanding mereka yang usai sarapan.

Jangan harap turun berat badan terlalu banyak

Kita kerap salah kaprah terhadap olahraga. Pembakaran kalori dan lemak yang banyak diharapkan akan menurunkan berat badan. Namun rupanya, untuk turun berat badan, faktor terpenting adalah keseimbangan energi.

Ini merupakan jumlah energi yang didapat dari konsumsi sehari-hari, dibandingkan dengan jumlah energi yang keluar. Sebagian energi keluar lewat olahraga.

Baca juga: Ke Mana Perginya Lemak yang Terbakar Saat Olahraga?

Jadi selain berolahraga, jika ingin menurunkan berat badan, Anda juga harus menjaga pola makan.

Penelitian tentang insulin dan olahraga sebelum sarapan tersebut juga berlaku untuk olahraga ringan seperti bersepeda, jogging, dan berenang. Hasilnya akan berbeda bila olahraga yang Anda lakukan adalah angkat beban atau olahraga berat lainnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X