Ingin Konsentrasi Anda Meningkat? Coba 5 Hal Berikut

Kompas.com - 03/11/2019, 18:26 WIB
Manusia daat mengontrol kenangan dan pemikiran dalam otak. Manusia daat mengontrol kenangan dan pemikiran dalam otak.

KOMPAS.com - Mempertahankan konsentrasi memungkinkan Anda untuk bekerja dengan baik, yang berdampak pada produktivitas yang baik pula. 

Karena itu, diperlukan kemampuan yang baik untuk mempertahankan konsentrasi. Dilansir dari Medical News Today, berikut lima cara yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan konsentrasi.

1. Green time

Penelitian menunjukkan bahwa paparan lingkungan yang hijau, termasuk ruangan yang hijau, bermanfaat bagi perkembangan otak anak-anak.

Dalam penelitian yang dilakukan, anak-anak berusia 4-5 tahun dengan lebih banyak ruang hijau di sekitar mereka mendapat nilai lebih baik dalam tes perhatian.

Selain itu, melirik tanaman hijau serta memperkaya kantor dengan tumbuhan juga dapat meningkatkan konsentrasi dan produktivitas di perguruan tinggi dan tempat kerja sebesar 15 persen.

Baca juga: Olahraga Bisa Tingkatkan Konsentrasi Belajar Anak

Hal ini diketahui dari penelitian yang dilakukan. Siswa diminta untuk melakukan tugas dan diberikan waktu istirahat selama 40 detik di tengah-tengah tes untuk melihat gedung berbeton atau padang rumput yang berbunga.

Dan hasilnya, orang-orang yang melirik padang rumput membuat kesalahan jauh lebih sedikit dan menujukkan tingkat konsentrasi yang unggul pada tugas mereka dibandingkan dengan yang tidak.

2. Beristirahat

Istirahat dari gangguan berikut ini dapat meningkatkan kemampuan konsentrasi Anda.

Email
Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang membaca email sepanjang hari berganti layar dua kali lebih sering dengan detak jantung yang konstan. Dan ketika email dihapus selama 5 hari, detak mereka kembali normal.

Dan para ahli menyimpulkan bahwa berlibur dari email ini secara signifikan mengurangi stres dan meningkatkan konsentrasi serta fokus.

Gadget
Notifikasi yang muncul di gadget Anda dapat cukup menganggu konsentrasi Anda dalam pekerjaan. Bahkan, menurut penelitian, gangguan yang disebabkan oleh notifikasi tersebut sama tidak menyenangkannya dengan menggunakan gadget Anda untuk melakukan panggilan atau mengirim pesan.

Oleh karena notifikasi yang muncul dalam durasi yang pendek, mereka cenderung memicu pikiran atau tugas yang tidak relevan dan dapat merusak kinerja.

Sosial Media
Sekitar 2,8 miliar orang di seluruh dunia menggunakan media sosial dan banyak dari mereka menggunakannya untuk tujuan pribadi saat bekerja.

Hal inilah yang dapat menyebabkan konsekuensi negatif kepada kinerja dan konsentrasi Anda. Karena itu diperlukan perlawanan untuk keinginan membuka media sosial karena berkonsentrasi membantu meningkatkan produktivitas Anda.

Istirahat kerja
Untuk mendapat istirahat yang baik untuk meningkatkan energi, motivasi dan konsentrasi, Anda dapat mencoba hal-hal berikut:

Istirahat di pertengahan jam kerja awal untuk mengisi kembali konsentrasi. Anda dapat melakukan sesuatu yang Anda nikmati dan membuat Anda tenang, mengembalikan dan meningkatkan fokus Anda. Jangan lupa istirahat pendek untuk memudahkan kembalinya energi Anda.

Ilustrasishutterstock.com Ilustrasi

3. Lingkungan yang Mendukung

Lingkungan sekitar Anda memegang peran penting untuk konsentrasi Anda.

Mengatur ulang ruang kerja
Sebuah studi menunjukkan bahwa orang-orang yang berada di ruangan kerja dengan tanaman dan gambar 17 persen lebih produktif daripada mereka yang memiliki ruangan kerja polos.

Sedangkan mereka yang merancang ruang kerja mereka sendiri 32 persen lebih produktif daripada pekerja dengan meja fungsional. Karena itu, Anda dapat mengubah tatanan ruangan kerja untuk meningkatkan konsentrasi ketika bekerja.

Mendengarkan musik klasik
Mendegarkan musik klasik zaman Barok - seperti Bach dan Vivaldi dapat meningkatkan suasana hati dan kepuasan kerja Anda serta meningkatkan efisiensi, akurasi dan produktivitas.

Mendengarkan suara alam
Jika mendengarkan musik klasik bukan kegemaran Anda, suara-suara alam juga bisa Anda coba.

Para peneliti mengungkapkan bahwa memainkan suara alam seperti air yang mengalir, dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan mengoptimalkan kemampuan konsentrasi Anda di kantor.

Menghirup wewangian
Penelitian menunjukan bahwa aroma rosemary dapat meningkatkan kecepatan serta akurasi kinerja kognitif Anda.

Ilustrasi otakShutterstock Ilustrasi otak

4. Latihan otak

Anda dapat mencoba latihan pemecahan masalah, metode pelatihan otak bahkan video game untuk meningkatkan konsentrasi Anda.

Dan penelitian terbaru menunjukkan bahwa peserta yang berlatih dual n-back menunjukkan peningkatan 30 persen dalam memori kerja mereka.

Dual n-back sendiri adalah tes urutan memori dimana individu harus mengingat urutan rangsangan pendengaran dan visual yang diperbarui terus menerus.

Para peneliti juga menemukan bahwa bermain video game dapat mengubah daerah otak Anda yang bertanggung jawab untuk ketrampilan dan perhatian visuospasial - kemampuan untuk menempatkan sebuah benda, obyek atau gambar dalam sebuah tempat atau ruangan dan membuatnya bekerja lebih efisien.

5. Gaya hidup

Aktivitas fisik, pola makan maupun berat badan adalah semua faktor yang berperan penting dalam kinerja konsentrasi Anda. Untuk makanan, Anda dapat menambahkan beberapa kacang kenari, alpukat maupun cokelat ke daftar makanan Anda.

Selain itu yoga dapat Anda lakukan untuk meningkatkan energi dan fungsi otak Anda karena berlatih yoga hatha dan meditasi selama 25 menit per hari dapat mendorong daerah di otak untuk memungkinkan fokus Anda lebih mudah.

Baca juga: Gaya Hidup, Penyebab Meningkatnya Penyakit Paling Mematikan di Dunia

Para peneliti juga mengatakan bahwa faktor-faktor seperti tekanan darah tinggi, sleep apnea serta diabetes tipe 2 yang sering diakibatkan oleh obesitas dapat mengganggu kerja otak.

Karena itu disarankan untuk memiliki berat badan yang ideal untuk mendapatkan konsentrasi yang baik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Ingatkan 3T dan Memakai Masker Tetap Prioritas

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Ingatkan 3T dan Memakai Masker Tetap Prioritas

Oh Begitu
Setelah Majene dan Sulawesi Utara, Gempa Guncang Laut Lampung

Setelah Majene dan Sulawesi Utara, Gempa Guncang Laut Lampung

Fenomena
Rekor Suhu Terpanas Bumi Tahun 2020 Lampaui 2016, Begini Analisis NASA

Rekor Suhu Terpanas Bumi Tahun 2020 Lampaui 2016, Begini Analisis NASA

Fenomena
Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Tegaskan Vaksin Barang Negara untuk Rakyat

Vaksinasi Mandiri, Epidemiolog Tegaskan Vaksin Barang Negara untuk Rakyat

Oh Begitu
Bukan Hanya Anda, Badak Pun Sulit Menemukan Jodoh di Masa Pandemi Covid-19

Bukan Hanya Anda, Badak Pun Sulit Menemukan Jodoh di Masa Pandemi Covid-19

Fenomena
Gempa Majene Miskin Gempa Susulan, Begini Analisis BMKG

Gempa Majene Miskin Gempa Susulan, Begini Analisis BMKG

Fenomena
Ilmuwan Afrika Selatan Temukan Senyawa Kimia Pembunuh Parasit Malaria

Ilmuwan Afrika Selatan Temukan Senyawa Kimia Pembunuh Parasit Malaria

Oh Begitu
Kematian Covid-19 Tembus 2 Juta, Varian Baru Virus Corona bisa Perburuk Pandemi

Kematian Covid-19 Tembus 2 Juta, Varian Baru Virus Corona bisa Perburuk Pandemi

Fenomena
Gempa Majene Kembali Terjadi, BMKG Ungkap Sudah 32 Kali Susulan

Gempa Majene Kembali Terjadi, BMKG Ungkap Sudah 32 Kali Susulan

Oh Begitu
Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Hari Ini M 5,2 Guncang Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Fenomena
BMKG Ungkap Sejarah Gempa di Sulbar, Gempa Majene Sebelumnya Pernah Terjadi

BMKG Ungkap Sejarah Gempa di Sulbar, Gempa Majene Sebelumnya Pernah Terjadi

Fenomena
Spesies Baru Kelelawar Ditemukan di Afrika, Warna Bulunya Oranye

Spesies Baru Kelelawar Ditemukan di Afrika, Warna Bulunya Oranye

Fenomena
WHO: Tahun Kedua Pandemi Covid-19 Bisa Lebih Buruk, Ini Sebabnya

WHO: Tahun Kedua Pandemi Covid-19 Bisa Lebih Buruk, Ini Sebabnya

Kita
Bahaya Polusi Cahaya pada Kesehatan Manusia dan Lingkungan

Bahaya Polusi Cahaya pada Kesehatan Manusia dan Lingkungan

Oh Begitu
BMKG: Waspada Banjir dan Potensi Multi Bahaya Sepekan ke Depan, Ini Wilayahnya

BMKG: Waspada Banjir dan Potensi Multi Bahaya Sepekan ke Depan, Ini Wilayahnya

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X