Ariel Tatum Idap Gangguan Mental BPD, Apa Saja Pemicunya?

Kompas.com - 21/10/2019, 18:10 WIB
Ariel Tatum usai mempromosikan bisnis kue bolunya di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (25/2/2018). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGAriel Tatum usai mempromosikan bisnis kue bolunya di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (25/2/2018).

KOMPAS.com - Artis peran Ariel Tatum mengidap gangguan mental bernama Borderline Personality Disorder (BPD) alias gangguan kepribadian ambang yang membuat dirinya sulit untuk berkegiatan dan menjalin hubungan dengan orang lain.

Gejala ini pertama kali dirasakannya pada usia 13 tahun.

"Untuk pertama kalinya aku cari psikolog untuk diriku sendiri usia 13 tahun, ngumpet-ngumpet dari orangtua. Ada uang jajan sendiri, jadi aku tahu ada saving money, sudah cari tahu cari klinik langsung," ungkap Ariel dalam seminar Let's End The Shame di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (19/10/2019).

Diberitakan Grid.ID, pencarian ahli untuk mengatasi kesehatan mentalnya bukan hal mudah. Gadis 22 tahun itu bahkan mengaku gonta-ganti ahli sampai lima kali hingga menemukan yang cocok.

Pasalnya, ketika Ariel pertama kali berkonsultasi dengan dokter, ada yang mendiagnosis dirinya mengalami bipolar, stres, sampai disebut mengalami trauma past life.

Baca juga: Ariel Tatum Idap Gangguan Mental Borderline Personality, Apa Itu?

"Terus pas aku SMA aku pindah ke Sanatorium. Profesor Sasanto di Rumah Sakit Dharmawangsa. Di situ aku nyaman bertahun-tahun di situ. Aku bangga sama diriku sendiri punya self awareness yang tinggi sejak kecil karena udah mulai cari tahu," ujar Ariel Tatum.

Dijelaskan sebelumnya, BPD merupakan gangguan mental yang memengaruh cara berpikir dan perasaan seseorang.

Pengidap BPD hampir selalu merasa khawatir, rendah diri (minder) dan memiliki ketakutan tanpa penyebab yang jelas.

Seseorang yang mengalami BPD merasa sendirian dan tak ada yang bisa mengerti bagaimana perasaannya, tapi di sisi lain perasaan mereka dibanjiri berbagai macam emosi negatif yang campur aduk hingga terkadang muncul keinginan melukai diri sendiri atau bunuh diri.

Pemicu

Dilansir laman Very Well Mind, seseorang dengan BPD memiliki pemicu yang biasanya berasal dari dalam dan luar tubuh.

Perlu diketahui, pemicu BPD antara satu dan lain pengidap bisa berbeda. Meski begitu, ada beberapa jenis pemicu yang sangat umum dialami orang dengan BPD.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X