Faktor Utama Pemicu Kanker, dari Gaya Hidup sampai Kebiasaan

Kompas.com - 09/10/2019, 17:03 WIB
Ilustrasi obesitas, kegemukan, mengukur lingkar pinggang nito100Ilustrasi obesitas, kegemukan, mengukur lingkar pinggang

Selanjutnya, tidak menyusui paska melahirkan juga dapat memicu mutasi gen yang ada di payudara wanita paska melahirkan menumpuk dan akhirnya memicu kanker payudara terjadi.

Baca juga: Nasib Trastuzumab, Obat Kanker Payudara yang Tak Lagi Ditanggung BPJS

Kurang melakukan aktivitas seperti olahraga pada umumnya bisa berdampak kepada kesehatan atau memicu berbagai penyakit untuk mudah menyerang tubuh. Salah satunya kanker.

Selain itu, jika tidak melakukan olahraga ada pertimbangan bertambahnya berat badan hingga kegemukan terjadi.

"Orang obesitas ini yang dulunya kurus dan sekarang jadi obesitas itu yang paling kemungkinannya besar, ketimbang yang dari dulu emang udah gemuk," katanya.

Tidak hanya itu, mengkonsumsi alkohol juga menjadi gaya hidup pemicu sel kanker di tubuh berkembang dengan baik.

Melakukan diet berlebihan juga bisa menjadi alasan Anda terkena kanker. Karena pada dasarnya bertubuh kurus justru cenderung mudah diserang oleh berbagai bakteri termasuk mudah bagi sel kanker untuk berkembang dan melawan sel baik dalam tubuh.

Kebiasaan

Nah, pola kebiasaan pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan gaya hidup. Karena umumnya gaya hidup juga akan sangat mungkin menjadi suatu kebiasaan jika terus menerus dilakukan.

Dalam pembahasan oleh Aru, ada dua kebiasaan yang benar-benar fatal untuk menjadi pemicu kanker terjadi.

Pertama yaitu kebiasaan makan makanan berbahan kimia, berlemak tinggi, dan juga cepat saji seperti junk food.

Baca juga: Mengenang Chrisye, Rokok, dan Kanker Paru yang Menghantuinya

Selanjutnya adalah kebiasaan merokok. Perlu diketahui bahwa dari 514.000 kasus kematian penderita kanker, 164.000 disebabkan oleh kasus kebiasaan merokok.

Rokok bisa menyebabkan seseorang terkena kanker paru-paru, mulut, larynx, pharynx, esophagus dan kolon.

"Nah apalagi itu banyak kebiasaan udah makan, ngerokok. Bayangin kalo yang dimakan juga gak sehat, terus langsung ditambah dengan rokok, udah alamat itu," tuturnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X