Mammoth Terakhir di Muka Bumi Mati di Pulau Terpencil

Kompas.com - 09/10/2019, 10:33 WIB
Ilustrasi Esteban De ArmasIlustrasi

KOMPAS.com - Bumi pernah memiliki hewan-hewan raksasa yang kuat dan tak tertandingi, salah satunya Mamoth berbulu (Mammuthus primigenius).

Meski Mammoth sudah lama punah, tapi misteri akan akhir kisah spesies tersebut masih menjadi misteri dan terus digali oleh para peneliti.

Penelitian tentang kisah mammoth salah satunya diteliti oleh tim ilmuwan international yang merupakan gabungan dari Universities of Helsinki and Tübingen serta the Russian Academy of Sciences. Tim gabungan ini mencoba merekonstruksi skenario kepunahan mammoth.

Dalam studinya, mereka mengungkap kalau mammoth berbulu terakhir hidup di pulau Wrangel di Samudra Arktik. Mammoth kemudian punah sekitar 4.000 tahun yang lalu dalam waktu sangat singkat.

Baca juga: 25.000 Tahun Lalu, Manusia Sudah Buru Mammoth Pakai Tombak Batu

Diberitakan Science Daily, Senin (7/10/2019), selama zaman es terakhir - sekitar 100.000 hingga 15.000 tahun yang lalu - mammoth tersebar luas di belahan bumi utara dari Spanyol hingga Alaska.

Karena pemanasan global yang dimulai 15.000 tahun yang lalu, habitat mereka di Siberia Utara dan Alaska menyusut. Sementara mammoth Di Pulau Wrangel terputus dari daratan karena naiknya permukaan laut. Populasi ini pun terisolasi.

Dalam studi yang dipublikasikan di Quaternary Science Reviews, tim peneliti meneliti komposisi isotop karbon, nitrogen, belarang, dan strontium dari sekumpulan tulang dan gigi.

Fungsinya untuk mengetahui perubahan lingkungan sehingga dapat merekonstruksi pola makan serta habitat mammoth itu sendiri.

Tim melakukan penelitian tersebut pada mammoth dari Siberia Utara, Alaska, Yukon, dan Pulau Wrangel, mulai dari 40.000 hingga 4000 tahun.

Peneliti menemukan, sebelum mammoth berbulu yang hidup di wilayah Rusia dan Ukrania punah, terjadi perubahan isotop yang dramatis. Hal tersebut menunjukkan adanya perubahan signifikan pada lingkungan serta diet mammoth.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena
Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kita
Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Fenomena
Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Oh Begitu
Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Fenomena
Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Oh Begitu
Ilmuwan Buktikan Lagi, Virus Corona Saat Ini Lebih Menular dan Beda dari Aslinya

Ilmuwan Buktikan Lagi, Virus Corona Saat Ini Lebih Menular dan Beda dari Aslinya

Fenomena
Seberapa Jauh Anjing Bisa Mencium dan Mendengar?

Seberapa Jauh Anjing Bisa Mencium dan Mendengar?

Prof Cilik
Vaksin Bikin Autis? 3 Mitos Vaksinasi Anak yang Tak Usah Dipercaya

Vaksin Bikin Autis? 3 Mitos Vaksinasi Anak yang Tak Usah Dipercaya

Kita
Hati-hati, Gangguan Gigi dan Mulut Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Hati-hati, Gangguan Gigi dan Mulut Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Oh Begitu
3 Nyamuk Penyebar Mosquito-borne Disease: Aedes Aegypti, Anopheles, dan Culex

3 Nyamuk Penyebar Mosquito-borne Disease: Aedes Aegypti, Anopheles, dan Culex

Kita
[VIDEO] Tanya Dokter: Mengapa Banyak Virus pada Hewan Menular ke Manusia?

[VIDEO] Tanya Dokter: Mengapa Banyak Virus pada Hewan Menular ke Manusia?

Oh Begitu
Jangan Lupakan, Penularan Penyakit karena Nyamuk Masih Terus Terjadi

Jangan Lupakan, Penularan Penyakit karena Nyamuk Masih Terus Terjadi

Kita
Jamur Cordyceps Militaris Disinyalir Punya Antivirus, Apa Saja Manfaatnya?

Jamur Cordyceps Militaris Disinyalir Punya Antivirus, Apa Saja Manfaatnya?

Fenomena
Ini Saran Ahli Menyikapi New Normal agar Tidak Stres dan Terinfeksi Covid-19

Ini Saran Ahli Menyikapi New Normal agar Tidak Stres dan Terinfeksi Covid-19

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X