Kasus Irish Bella, Waspadai Infeksi Saluran Kemih pada Ibu Hamil

Kompas.com - 08/10/2019, 17:05 WIB
Ilustrasi hamil HoneyrikoIlustrasi hamil

KOMPAS.com – Dunia entertainment sedang berduka. Bayi kembar Irish Bella dan suaminya Ammar Zonni meninggal dunia pada usia 27 pekan.

Spesialis Obstetri dan Ginekologi Subspesialis Fetomaternal, Dokter Gatot Abdurrazak yang menangani Irish Bella, mengatakan bahwa salah satu janin bintang sinetron Cinta Suci ini mengalami kondisi Twin-to-twin Transfusion Syndrome (TTTS).

"Itu akibat dari sebagian plasenta yang lepas," kata Gatot saat ditemui di Rumah Sakit Harapan Kita, Grogol, Jakarta Barat, Senin (7/10/2019).

Baca juga: Ibu Hamil Tak Boleh Kurang Gizi, Ini Sebabnya...

Sebelumnya, Irish Bella sempat diduga mengidap Infeksi Saluran Kemih (ISK). Pada kesempatan berbeda, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Kandungan dan Kebidanan) dr Boy Abidin Sp.OG(K) mengatakan bahwa infeksi saluran kemih tidak berkaitan langsung dengan apa yang dialami oleh Irish Bella.

“Infeksi saluran kemih tidak berkaitan langsung. Dia (Irish Bella) lebih karena risiko pada hamil kembar. Kembarnya monozigot (satu sel telur yang dibuahi), dan ada masalah pada sirkulasi darah bayinya,” tutur dr Boy kepada Kompas.com, Selasa (8/10/2019).

Namun, dr Boy menekankan, penting bagi ibu hamil untuk waspada terhadap ISK. Setiap ibu hamil memiliki risiko terkena ISK.

“ISK pada ibu hamil berkaitan dengan prematuritas. Infeksi akan memacu timbulnya oksitosin, sehingga rahim akan berkontraksi. Dengan adanya ISK, akan terjadi kontraksi sebelum waktunya,” tuturnya.

Irish Bella dan Amar Zoni di kawasan Puri Kembangan, Jakarta Barat, Minggu (15/9/2019).KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA Irish Bella dan Amar Zoni di kawasan Puri Kembangan, Jakarta Barat, Minggu (15/9/2019).

Infeksi yang Harus Diwaspadai

dr Boy mengatakan, ibu hamil lebih rentan terkena infeksi dibanding orang biasa. Ini karena ibu hamil memiliki daya tahan tubuh yang lebih rendah. Oleh karena itu, selain ISK, ibu hamil perlu waspada terhadap infeksi-infeksi lainnya.

“Ibu hamil pasti rentan terkena infeksi, bahkan termasuk infeksi gigi. Tapi yang perlu diwaspadai, selain ISK, yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil adalah infeksi pada vagina,” paparnya.

Baca juga: Studi: Ibu Hamil Dilarang Stres, Picu Gangguan Kepribadian pada Anak

Infeksi pada vagina biasanya berbentuk keputihan. Jika keputihan sudah berbau, berwarna dan ada rasa gatal, maka ibu hamil harus segera memeriksakan kondisinya ke dokter.

“Keputihan seperti ini bisa menyebabkan timbulnya infeksi pada selaput ketuban. Hal ini menyebabkan keputihan jadi tipis dan mudah pecah. Hasilnya, ketuban pecah dini,” tambah dr Boy.

Oleh karena itu untuk mencegahnya, ibu hamil harus menjaga stamina dan kebersihan dengan baik. Segera periksakan ke dokter apabila terjadi gejala-gejala yang tidak diinginkan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menjelajahi Waktu ala Lorong Waktu, Mungkinkah Dilakukan oleh Manusia?

Menjelajahi Waktu ala Lorong Waktu, Mungkinkah Dilakukan oleh Manusia?

Prof Cilik
Bagaimana Situasi ODHA di Tengah Pandemi Corona? Ini Hasil Surveinya

Bagaimana Situasi ODHA di Tengah Pandemi Corona? Ini Hasil Surveinya

Kita
[VIDEO] Tanya Dokter: Benarkah Kalung Eucalyptus Efektif Tangkal Corona?

[VIDEO] Tanya Dokter: Benarkah Kalung Eucalyptus Efektif Tangkal Corona?

Oh Begitu
Ilmuwan Temukan Petunjuk Sumber Energi Galaksi Bima Sakti

Ilmuwan Temukan Petunjuk Sumber Energi Galaksi Bima Sakti

Fenomena
Hati-hati Cuaca Ekstrem di Indonesia Masih Berpotensi 3 Hari ke Depan

Hati-hati Cuaca Ekstrem di Indonesia Masih Berpotensi 3 Hari ke Depan

Fenomena
Unik, Tenyata Seekor Gajah Bisa Melahap 150 Kg Pakan dalam Sehari, Kok Bisa?

Unik, Tenyata Seekor Gajah Bisa Melahap 150 Kg Pakan dalam Sehari, Kok Bisa?

Fenomena
Infeksi Otak Langka dari Amoeba Pemakan Otak Ditemukan di Florida

Infeksi Otak Langka dari Amoeba Pemakan Otak Ditemukan di Florida

Oh Begitu
Serba-serbi Hewan: Hiu Paus Punya Ribuan Gigi Kecil di Sekitar Mata

Serba-serbi Hewan: Hiu Paus Punya Ribuan Gigi Kecil di Sekitar Mata

Fenomena
CDC China: Virus Flu Babi Baru Tidak akan Jadi Pandemi Secepat Itu, Ini Penjelasannya

CDC China: Virus Flu Babi Baru Tidak akan Jadi Pandemi Secepat Itu, Ini Penjelasannya

Fenomena
Dalam 10 Hari di India, 147 Orang Meninggal Dunia Akibat Serangan Petir

Dalam 10 Hari di India, 147 Orang Meninggal Dunia Akibat Serangan Petir

Fenomena
Kasus Baru Covid-19 di Amerika Serikat Meroket, Tapi Kenapa Kurva Kematian Rata?

Kasus Baru Covid-19 di Amerika Serikat Meroket, Tapi Kenapa Kurva Kematian Rata?

Fenomena
239 Ahli Sebut Virus Corona Menyebar di Udara, WHO Sangkal Bukti

239 Ahli Sebut Virus Corona Menyebar di Udara, WHO Sangkal Bukti

Kita
Kementan: Roll On dan Inhaler Eucalyptus Sudah Terdaftar Badan POM

Kementan: Roll On dan Inhaler Eucalyptus Sudah Terdaftar Badan POM

Oh Begitu
Kalung Aromaterapi Eucalyptus Kementan, Mengapa Belum Diuji Klinis?

Kalung Aromaterapi Eucalyptus Kementan, Mengapa Belum Diuji Klinis?

Oh Begitu
Kementan: Kalung Aromaterapi Bukan Antivirus, tapi Aksesori Kesehatan

Kementan: Kalung Aromaterapi Bukan Antivirus, tapi Aksesori Kesehatan

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X