BMKG: Jabodetabek Masih Musim Kemarau, Hujan Hanya Sementara

Kompas.com - 30/09/2019, 13:06 WIB
Ilustrasi Hujan Deras. KOMPAS/AGUS SUSANTOIlustrasi Hujan Deras.

KOMPAS.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) secara resmi memberikan peringatan dini mengenai cuaca di Jabodetabek yang berpotensi hujan sedang hingga lebat, Sabtu (28/9/2019).

Namun dari informasi yang didapat Kompas.com melalui Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BMKG, Hary Tirto Djatmiko, ST menyatakan bahwa potensi hujan tersebut hanya bersifat sementara. Meski, atmosfer cuaca di sebagian wilayah Indonesia sudah mengalami perubahan dan pergeseran angin.

Hal itu tidak menandakan bahwa musim kemarau telah berakhir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

"Kalau untuk wilayah Jabodetabek saat ini masih musim kemarau. Kondisi hujan ini sejauh ini hanya bersifat sementara saja," kata Hary, Minggu (29/9/2019).

Baca juga: Indonesia Masih Musim Kemarau, Kok Medan dan Aceh Sudah Hujan?

Adapun berikut prakiraan cuaca wilayah Jabodetabek untuk satu minggu ke depan dari BMKG. Data ini berlaku pada 30 September hingga 3 Oktober 2019.

Jakarta pada umumnya akan mendapatkan cuaca cerah berawan hingga berawan.

Bogor umunya diprakirakan mengalami cuaca yang berawan.

Tangerang pada umumnya akan cerah berawan hingga 3 Oktober mendatang.

Bekasi akan mengalami cuaca yang sama dengan Jakarta, umumnya cuaca cerah berawan hingga berawan.

Depok sama seperti Tangerang yang umumnya diprakirakan akan mendapatkan cuaca berawan.

Bagi masyarakat yang ingin memantau atau melihat prediksi cuaca dalam sepekan, Hary menyatakan bahwa BMKG akan selalu melaporkan prakiraan cuaca setiap Senin dan Kamis sore melalu laman resmi www. bmkg.go.id.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X