Kompas.com - 25/09/2019, 12:32 WIB
Gempa merusak berkekuatan M 5,3 di Kashmir, Pakistan terjadi pada Selasa (24/9/2019) sore. Gempa ini telah menewaskan 23 orang dan ratusan orang luka-luka. Gempa merusak berkekuatan M 5,3 di Kashmir, Pakistan terjadi pada Selasa (24/9/2019) sore. Gempa ini telah menewaskan 23 orang dan ratusan orang luka-luka.

KOMPAS.com - Pada Selasa (24/9/2019) pukul 16.01 waktu Pakistan, wilayah Kashmir, Pakirtan diguncang gempa tektonik berkekuatan M 5,3.

Hasil analisis update oleh BMKG menunjukkan episenter gempa ini terletak pada koordinat 33,04 Lintang Utara dan 73,80 Bujur Timur, tepatnya di darat pada jarak 3 kilometer arah selatan Kota New Mirpur, Pakistan, dengan kedalaman dangkal 10 kilometer.

Dangkalnya hiposenter gempa ini memicu kerusakan yang cukup parah dalam skala intensitas VII-VIII MMI.

Tidak saja bangunan rumah yang mengalami rusak parah, tetapi juga banyak jalan terbelah akibat kuatnya guncangan gempa.

Hingga Rabu pagi (25/9/2019), dilaporkan setidaknya 23 orang tewas dan lebih dari 300 lainnya luka-luka.

Baca juga: Gempa 6,4 Guncang Laut Banda, Bukti Nyata Subduksi Banda Aktif

Kerusakan paling parah terjadi di daerah sekitar Kota New Mirpur, wilayah Kashmir yang dikelola Pakistan, yang terletak sekitar 85 kilometer tenggara ibukota Pakistan, Islamabad.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kota-kota lain yang merasakan guncangan kuat adalah Islamabad, Peshawar, Rawalpindi, Lahore, Sialkot, Sargodha, Mansehra, Gujrat, Chitral, Malakand, Multan, Shangla, Bajaur, Swat, Sahiwal dan Rahim Yar Khan.

"Dengan memperhatikan mekanisme sumber gempa yang berupa sesar naik (thrust fault), diduga system sesar Himalayan Frontal Thrust (HFZ) yang menajadi pembangkit gempa ini," ungkap Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono.

Sistem sesar naik ini melintas di dekat Kota New Mirpur yang merupakan zona benturan antara mikro kontinen India dan kontinen Asia. Pakistan-Kashmir terletak di zona ini sehingga wajar jika negara itu sangat rentan terhadap gempa bumi.

Sejarah Gempa

Catatan terakhir, pada 26 Oktober 2015 wilayah ini terjadi gempa kuat M 7,5 mengguncang Pakistan dan Afghanistan yang menewaskan lebih dari 400 orang, merusak banyak gedung-gedung, jalan banyak yang rusak.

Wilayah ini juga pernah dilanda gempa berkekuatan M 7,6 pada 8 Oktober 2005, hingga menewaskan lebih dari 73.000 orang dan menyebabkan sekitar 3,5 juta orang kehilangan tempat tinggal, terutama di wilayah Azad Jammu and Kashmir.

Jadikan Pelajaran

Terkait peristiwa gempa bumi yang merusak di Pakistan-Kashmir, ada beberapa pelajaran dapat kita jadikan pelajaran.

Pertama, bahwa dalam setiap kejadian gempa bumi ternyata korban selalu berjatuhan.

"Padahal sebenarnya yang melukai dan menimbulkan korban jiwa bukanlah gempanya tetapi bangun rumah yang roboh menimpa penghuninya," ujar Daryono.

Dia mengatakan, solusi dari permasalahan bencana gempa bumi yang paling utama adalah bangunan rumah tahan gempa.

"Selama kita belum memiliki bangunan tahan gempa maka setiap terjadi gempa kuat akan selalu jatuh korban jiwa," jelas dia.

Baca juga: Gempa Tuban 2 Kali di Laut Jawa, Kok Terasa Sampai Bandung dan Bima?

Kedua, gempa Pakistan-Khasmir dipicu sesar aktif.

Perlu diingat, Indonesia memiliki lebih dari 295 sesar aktif, sebagian jalur sesar aktif ini berada di daratan dekat tempat tinggal, dekat wilayah perkantoran, dan gedung sekolah anak-anak.

"Kita harus mengenali ancaman sumber gempa di sekitar kita. Ini penting untuk menata mitigasi kita, baik menyiapkan struktur bangunan yang aman gempa, serta memahami cara selamat saat terjadi gempa," ujar Daryono.

"Gladi mitigasi dan evakuasi perlu dilakukan secara berkesinambungan demi menyiapkan masyarakat kita yang tangguh bencana," tutup dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.