Kompas.com - 19/09/2019, 10:02 WIB
Film animasi Spongebob Squarepants IMDbFilm animasi Spongebob Squarepants

Kebijakan 13+ untuk kartun Spongebob Squarepants, menurut Astrid, dilandasi alasan bahwa dalam sebuah kartun harus ada edukasi terlebih dahulu.

Tidak semua kartun boleh diberikan atau menjadi tontonan anak-anak karena ada kartun yang memang dibuat untuk orang remaja atau dewasa.

"Sering salah kaprah ya, orangtua ke anaknya asal itu kartun diperbolehkan (anak menonton). Padahal kan tidak. Kartun itu tetap harus dipilah juga, mana yang baik dan mana yang enggak baik," tuturnya.

Hal tersebut karena daya memori ataupun daya tangkap seorang anak berbeda dengan remaja dan dewasa.

Menurut Astrid, anak remaja dapat memilah mana adegan dalam kartun yang bisa ditiru dan mana yang hanya jadi hiburan karena adegannya tidak baik.

Hal ini berbeda dengan anak-anak yang menerapkan perilaku dari apa yang dilihatnya. Anak-anak dalam fase meniru apa yang dilihat belum mengerti apakah yang dilakukannya itu baik atau buruk, dan apakah bisa menyakiti orang lain.

Astrid menegaskan, dalam memilih dan memilah kartun sesuai usia anak, bukan hanya kartun Spongebob Squarepants, melainkan juga kartun-kartun lain yang berpotensi ditiru anak tanpa menyaring informasi dan adegan di dalamnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terlebih di dalam adegan kartun tidak nampak mana hal baik dan mana hal buruk yang secara jelas sama dengan kehidupan nyata.

"Misal (kartun) yang lain, Minions, itu juga tidak kelihatan mana yang baik dan buruk. Pesannya juga yang jelas enggak ada. Bahkan, ada juga adegan bawa senjata tajam tapi pakai ketawa-tawa. Ini kan kalau real kehidupan, ya enggak boleh dong anak-anak begitu," kata Astrid.

Selain kartun, tontonan dari sinetron dan film juga bisa memengaruhi perilaku anak-anak.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.