Benarkah Zodiak Berhubungan dengan Kepribadian Seseorang?

Kompas.com - 15/09/2019, 19:00 WIB
- THINKSTOCK-

KOMPAS.com - Ketika mendengar kata zodiak, mungkin kita akan langsung berpikir tentang pembahasan tentang kepribadian. Entah itu sifat, kehidupan, cinta, keuangan, dan lain sebagainya.

Namun yang menjadi pertanyaan, apakah zodiak memang dapat membaca kehidupan pribadi seseorang? 

Zodiak berasal dari kata Yunani Zoodiacos Cyclos yang artinya Lingkaran Hewan. Zodiak merupakan sebuah sabuk khayal di langit dengan lebar 18 derajat yang berpusat pada lingkaran ekliptika, tetapi istilah ini dapat pula merujuk pada rasi- rasi bintang yang dilewati oleh sabuk tersebut, yang sekarang berjumlah 13.

Dipercaya awal mula konsep ini berasal dari peradaban Lembah Sungai Eufrat kemungkinan hanya dengan 6 rasi: Capricornus, Pisces, Taurus, Cancer, Virgo, dan Scorpio, yang kemudian dipecah menjadi 12 karena penampakan tahunan 12 kali Bulan purnama pada bagian-bagian berurutan dari sabuk tersebut.

Baca juga: Cara Redakan Stres Sesuai Zodiak

Nah, ilmu yang menghubungkan gerakan benda di langit seperti matahari, bulan, dan bumi dengan tanggal dan bulan kelahiran seseorang disebut astrologi.

Menurut sebuah penelitian pada tahun 2015, tanggal dan bulan lahir Anda dapat memengaruhi sifat-sifat kepribadian Anda, seperti introvert dan extrovert.

Di dalam penelitian tersebut dilakukan sebuah pengamatan terhadap 300 publik figur dari berbagai bidang, seperti politik, sains, sastra, dan seni. Para peneliti mencoba menghubungkan astrologi barat tradisional, yaitu elemen air, bumi, udara, dan api dengan bulan-bulan masehi.

Dari sinilah peneliti mengelompokkan orang-orang yang lahir pada bulan tertentu dengan elemen yang sudah disebutkan tadi.

Contohnya, para selebriti yang lahir pada bulan Desember hingga awal Maret dikategorikan sebagai bulan-bulan “basah” atau terhubung dengan elemen air.

Biasanya, orang yang lahir pada bulan tersebut masuk dalam kategori kreatif. Di sisi lain, mereka juga dianggap sebagai orang yang keras kepala atau persisten karena kreativitasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ternyata Sebelum Ada Oksigen, Makhluk Hidup di Bumi Menghirup Arsenik

Ternyata Sebelum Ada Oksigen, Makhluk Hidup di Bumi Menghirup Arsenik

Fenomena
Kematian Dokter Gigi akibat Covid-19 Meningkat, Begini Protokol Periksa Gigi

Kematian Dokter Gigi akibat Covid-19 Meningkat, Begini Protokol Periksa Gigi

Kita
BMKG Dukung Mekanisme Riset Potensi Tsunami ITB dan Kajian Sebelumnya

BMKG Dukung Mekanisme Riset Potensi Tsunami ITB dan Kajian Sebelumnya

Kita
BMKG: Hingga Besok, Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter

BMKG: Hingga Besok, Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter

Fenomena
Misteri Menghilangnya Virus Mematikan dari Cacar Zaman Viking sampai SARS

Misteri Menghilangnya Virus Mematikan dari Cacar Zaman Viking sampai SARS

Fenomena
Orang Tanpa Gejala dan Bergejala Covid-19 Memiliki Jumlah Virus Sama

Orang Tanpa Gejala dan Bergejala Covid-19 Memiliki Jumlah Virus Sama

Oh Begitu
Kematian Akibat Covid-19, Data Terbaru IDI Ungkap 228 Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia

Kematian Akibat Covid-19, Data Terbaru IDI Ungkap 228 Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia

Oh Begitu
Gumpalan Merah Misterius di Pantai Washington, Mungkinkah Gurita?

Gumpalan Merah Misterius di Pantai Washington, Mungkinkah Gurita?

Fenomena
BMKG: Potensi Tsunami 20 Meter untuk Dorong Mitigasi, Bukan Picu Kepanikan

BMKG: Potensi Tsunami 20 Meter untuk Dorong Mitigasi, Bukan Picu Kepanikan

Oh Begitu
Peneliti Ungkap Kromoson Y pada Pria Tak Hanya Mengatur Fungsi Seksual

Peneliti Ungkap Kromoson Y pada Pria Tak Hanya Mengatur Fungsi Seksual

Oh Begitu
Gurun Sahara Pernah Hijau, Bisakah Surga Itu Kembali Lagi?

Gurun Sahara Pernah Hijau, Bisakah Surga Itu Kembali Lagi?

Fenomena
Semprotan Hidung Bisa Hentikan Replikasi Virus Corona, Ilmuwan Jelaskan

Semprotan Hidung Bisa Hentikan Replikasi Virus Corona, Ilmuwan Jelaskan

Fenomena
Mengenaskan, Penguin Ditemukan Mati karena Telan Masker N95

Mengenaskan, Penguin Ditemukan Mati karena Telan Masker N95

Oh Begitu
Pandemi Covid-19, Simak 10 Tips Aman Bersepeda agar Tak Kena Corona

Pandemi Covid-19, Simak 10 Tips Aman Bersepeda agar Tak Kena Corona

Oh Begitu
Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali, Ini yang Harus Kita Lakukan

Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali, Ini yang Harus Kita Lakukan

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X