Kompas.com - 12/09/2019, 07:05 WIB

Terminal lucidity paling sering terjadi pada pasien yang mengidap penyakit otak, seperti tumor otak, trauma pada otak, stroke, peradangan selaput otak atau meningitis, alzheimer dan skizofrenia.

Baca juga: BJ Habibie Meninggal, Para Ilmuwan Indonesia Sampaikan Rasa Kehilangan

Namun, tidak menutup kemungkinan bagi pasien penyakit lain, termasuk yang mengalami masalah jantung seperti Habibie, untuk mengalami terminal lucidity.

Berbagai penelitian pun telah dilakukan untuk memperjelas fenomena ini. Sayangnya hingga saat ini, para ilmuwan dunia belum dapat menjawab secara pasti bagaimana terminal lucidity bisa terjadi.

Salah satu teori yang paling kuat pada saat ini adalah penyusutan volume otak pada pasien yang menderita penyakit kronis. Ketika otak melemah dan menyusut; tekanan pada otak pun melonggar dan fungsi-fungsinya, seperti daya ingat dan kemampuan bicara, kembali.

Namun, tentunya para peneliti harus menemukan bukti ilmiah yang lebih kuat untuk mendukung teori ini.

Bila mereka mampu memecahkan misterinya, bukan tidak mungkin bila di masa depan, terminal lucidity dapat dikembangkan menjadi pengobatan khusus bagi pasien yang mengalami gangguan fungsi otak.

Sumber: Kompas.com (Resa Eka Ayu Sartika)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.