Kompas.com - 01/09/2019, 17:00 WIB
Ilustrasi kanker payudara ShutterstockIlustrasi kanker payudara


KOMPAS.com - Biosimilar Trastuzumab, berpotensi menjadi alternatif obat dengan kualitas baik dan harga terjangkau bagi pasien kanker payudara HER2-positif.

Hal ini karena pengobatan kanker payudara HER2-positif terbilang mahal. Pasalnya, untuk sekali terapi pasien harus mengeluarkan anggaran berkisar Rp 20 sampai 25 juta.

Namun, apa itu obat biosimilar?

Obat biosimilar merupakan obat-obatan yang menyerupai dan setara secara klinis dengan obat-obatan biologis kompleks yang disetujui penggunaanya untuk penyakit serius dan mengancam nyawa, termasuk imunologi, gastroenterologi, dan onkologi.

Baca juga: Tantangan Pengobatan Kanker Payudara HER2-positif di Indonesia

Obat biosimilar pada dasarnya berbeda dengan obat generik.

Memang, pada dasarnya bentuk obat biosimilar mirip dengan generik, tapi kandungan di dalam obat biosimilar menyerupai obat asli. Kalau dalam hal ini, obat biosimilar trastuzumab mirip dengan obat traztuzumab.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bisa dikatakan, obat biosimilar merupakan obat asli dengan harga lebih terjangkau. Bahkan terkadang harganya sekitar 0,04 persen dari harga obat asli.

Dr Farida Briani Sobri Sp B Onk, seorang dokter spesialis onkologi juga percaya bahwa biosimilar trastuzumab mampu menjadi alternatif. Apalagi kini ada pelarangan obat trastuzumab oleh pemerintah karena harga obat tersebut mahal dan sulit terjangkau, juga tak lagi ditanggung BPJS.

Farida mengatakan, negara Indonesia seharusnya bisa belajar dari India. Pasalnya, India yang juga merupakan negara berkembang itu kini tengah memegang kedudukan dalam pasar farmasi global.

Bahkan, telah ada prediksi bahwa India akan menjadi pasar terbesar keenam untuk farmasi pada tahun 2020.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lama Jadi Misteri, Ternyata Ini Alasan Tikus Air Bisa Menyelam

Lama Jadi Misteri, Ternyata Ini Alasan Tikus Air Bisa Menyelam

Oh Begitu
Buaya Raksasa dari Era Prasejarah Ditemukan di Australia, Ini Wujudnya

Buaya Raksasa dari Era Prasejarah Ditemukan di Australia, Ini Wujudnya

Oh Begitu
Misteri di Inti Bumi Miring dan Berkurangnya Panas Planet di Bawah Indonesia

Misteri di Inti Bumi Miring dan Berkurangnya Panas Planet di Bawah Indonesia

Fenomena
[POPULER SAINS] Bagaimana Atlet Bisa Kena Serangan Jantung? | Alasan Varian Delta Picu Lonjakan Kasus Covid-19

[POPULER SAINS] Bagaimana Atlet Bisa Kena Serangan Jantung? | Alasan Varian Delta Picu Lonjakan Kasus Covid-19

Oh Begitu
Gletser Darah di Pegunungan Alpen Bisa Jadi Penanda Perubahan Iklim

Gletser Darah di Pegunungan Alpen Bisa Jadi Penanda Perubahan Iklim

Oh Begitu
Isolasi Mandiri di Rumah, Ini yang Harus Dilakukan Pasien COVID-19

Isolasi Mandiri di Rumah, Ini yang Harus Dilakukan Pasien COVID-19

Kita
Cara Mencegah Serangan Jantung Saat Berolahraga, Ini Saran Ahli

Cara Mencegah Serangan Jantung Saat Berolahraga, Ini Saran Ahli

Oh Begitu
Wisma Atlet Hampir Penuh, Siapa Saja yang Boleh Isoman?

Wisma Atlet Hampir Penuh, Siapa Saja yang Boleh Isoman?

Kita
Akhirnya Diakui, Bumi Sekarang Punya Samudra Kelima

Akhirnya Diakui, Bumi Sekarang Punya Samudra Kelima

Fenomena
Peneliti Temukan Telur Ayam dengan Kondisi Utuh Berusia 1000 Tahun

Peneliti Temukan Telur Ayam dengan Kondisi Utuh Berusia 1000 Tahun

Oh Begitu
Alasan Hiu Karang Berselancar di Siang Hari Akhirnya Terkuak, Studi Jelaskan

Alasan Hiu Karang Berselancar di Siang Hari Akhirnya Terkuak, Studi Jelaskan

Fenomena
Ahli Jelaskan Bagaimana Varian Delta Virus Corona Sebabkan Lonjakan Kasus Covid-19

Ahli Jelaskan Bagaimana Varian Delta Virus Corona Sebabkan Lonjakan Kasus Covid-19

Oh Begitu
Sperma Tikus Bertahan 6 Tahun di ISS, Akankah Jadi Jawaban Cara Bereproduksi di Luar Angkasa?

Sperma Tikus Bertahan 6 Tahun di ISS, Akankah Jadi Jawaban Cara Bereproduksi di Luar Angkasa?

Oh Begitu
Ahli Jelaskan Bagaimana Atlet Bisa Terkena Serangan Jantung

Ahli Jelaskan Bagaimana Atlet Bisa Terkena Serangan Jantung

Oh Begitu
Varian Delta yang Menyebar di Kudus Disebut Super Strain, Ini Penjelasan Ahli

Varian Delta yang Menyebar di Kudus Disebut Super Strain, Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X