Kompas.com - 31/08/2019, 13:06 WIB
Gundala, salah satu superhero BumiLangit. Instagram/Joko AnwarGundala, salah satu superhero BumiLangit.

Oleh karena itu, setelah melalui semua percobaan dan kesalahan, para peneliti menemukan bahwa dengan membatasi aktivasi stimulator otot listrik menjadi sekitar 160 milidetik setelah peristiwa pemicu, waktu reaksi subjek dapat dipercepat hingga 80 milidetik dan mereka masih merasa memiliki kontrol penuh.

Padahal, gerakan mereka sepenuhnya dikendalikan oleh semua perangkat keras yang terhubung, tetapi karena waktu antara reaksi alami mereka dan yang dipicu secara buatan tidak berbeda jauh, mereka berpikir telah melakukannya sendiri.

Penelitian ini jelas masih jauh dari sempurna. Eksperimen terbatas pada peristiwa yang sangat spesifik dan tunggal. Jika subjek uji berubah pikiran pada menit terakhir, hasil dan reaksi mereka akan sama saja.

Untuk menjadi benar-benar efektif dan mereplikasi kecepatan refleks Gundala, sistem harus memperhitungkan jumlah variabel dan stimuli yang hampir tak terbatas 

Dengan kata lain, kekuatan manusia super yang sebenarnya memang masih jauh, tetapi pendekatan ini dapat bermanfaat bagi mereka yang menghadapi tantangan mobilitas dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Sumber Gizmodo
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.