Kompas.com - 15/08/2019, 21:21 WIB
Ilustrasi hipertensi. thinkstockphotosIlustrasi hipertensi.

Beberapa botol dan produk makanan kemasan sering mengklaim bahwa produknya sudah "bebas BPA".

Dan label tersebut sering ditemukan pada botol ataupun wadah makanan.

Kendati sudah di labeli "bebas BPA", produk-produk tersebut sebenarnya masih mengandung bahan kimia alternatif yang serupa dengan BPA, contohnya adalah bisphenol S.

Pada 2012, Foods and Drugs Adminstration di Amerika Serikat (setara dengan Badan POM di Indonesia) menyatakan, BPA tidak bisa lagi digunakan dalam botol bayi dan wadah makanan untuk anak-anak.

Sementara itu, pada 2010, Pemerintah Kanada secara resmi telah menetapkan bahwa BPA adalah zat beracun dan pemakaiannya dilarang untuk semua produk anak-anak.

Dilansir dari Live Science, kekhawatiran atas bisphenol A (BPA), bahan kimia yang biasa ditemukan dalam plastik, telah menyebabkan lonjakan produk bebas BPA.

Akan tetapi, sebuah studi baru menunjukkan bahwa bahan kimia yang menggantikan BPA mungkin juga memprihatinkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut studi ini, di antara anak-anak AS, paparan dua bahan kimia umum yang digunakan sebagai pengganti BPA - disebut bisphenol S (BPS) dan bisphenol F (BPF) - dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas.

BPS dan BPF memiliki struktur yang mirip dengan BPA dan dapat ditemukan di beberapa jenis plastik, barang-barang kaleng dan produk lainnya.

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of the Endocrine Society, menambah bukti yang menghubungkan bahan kimia bisphenol dengan obesitas dan kenaikan berat badan.

Pada 2012, kelompok peneliti yang sama menemukan hubungan antara BPA dan obesitas.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh hasil penelitian dalam jurnal Environmental Health Perspectives.

Dari penelitian itu, para peneliti menemukan bahwa produk plastik yang dilabeli "bebas BPA" masih dapat menyerap bahan kimia lain dengan aktivitas estrogenik, bahkan beberapa di antaranya lebih berbahaya dari BPA.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Sumber Live Science,
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Varian Beta dan Omicron dari Satu Negara, Mengapa Afrika Rawan Munculnya Varian Baru Covid-19?

Varian Beta dan Omicron dari Satu Negara, Mengapa Afrika Rawan Munculnya Varian Baru Covid-19?

Oh Begitu
Pecahkan Rekor, Wahana Antariksa Parker Ada di Jarak Terdekat dengan Matahari

Pecahkan Rekor, Wahana Antariksa Parker Ada di Jarak Terdekat dengan Matahari

Oh Begitu
BMKG: Bibit Siklon Tropis 94W di Perairan Kamboja Pengaruhi Cuaca Indonesia

BMKG: Bibit Siklon Tropis 94W di Perairan Kamboja Pengaruhi Cuaca Indonesia

Fenomena
Nikel Indonesia Guncang Dunia, Ini Tanaman Penambang Nikel di Sorowako Sulsel

Nikel Indonesia Guncang Dunia, Ini Tanaman Penambang Nikel di Sorowako Sulsel

Oh Begitu
Ada Varian Baru Omicron, Akankah Gelombang 3 Pandemi Terjadi Akhir Tahun Ini?

Ada Varian Baru Omicron, Akankah Gelombang 3 Pandemi Terjadi Akhir Tahun Ini?

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Apa Itu Pneumonia yang Dialami Ameer Azzikra | Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

[POPULER SAINS] Apa Itu Pneumonia yang Dialami Ameer Azzikra | Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Oh Begitu
Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Oh Begitu
Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Oh Begitu
Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Oh Begitu
Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Fenomena
Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Oh Begitu
Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Fenomena
5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

Kita
Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Fenomena
5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.