6 Faktor yang Membuat Anda Lebih Berisiko Terkena Penyakit Gusi

Kompas.com - 15/08/2019, 19:37 WIB
Ilustrasi gigi putih KurhanIlustrasi gigi putih

KOMPAS.com - Pernahkah Anda mendengar pepatah “Jika ingin mempertahankan gigi, rawatlah gusi"? Pepatah ini merupakan hal yang benar karena penyakit gusi (periodontal) adalah penyebab utama tanggalnya gigi pada orang dewasa.

Semua orang memang rentan terhadap penyakit gusi. Akan tetapi, penyebab yang paling umum adalah kurangnya perhatian terhadap kebersihan mulut dalam jangka waktu yang lama.

Untuk diketahui, rutin menyikat gigi secara menyeluruh, serta memeriksakan gigi dan mulut Anda ke dokter adalah kunci utama guna mencegah berkembangnya penyakit.

Sementara itu, faktor lain yang dapat menyebabkan penyakit gusi adalah:

1. Keturunan

Faktor keturunan membuat beberapa orang mudah terkena penyakit gusi seperti gingivitis (radang gusi). Dan bakteri penyebab penyakit ini bisa lebih berbahaya dibanding orang lain.

Baca juga: Viral, Benarkah Tempelkan Bawang Putih di Tangan Bisa Sembuhkan Sakit Gigi?

2. Obat-obatan

Ada obat-obatan tertentu yang menghambat produksi air liur. Padahal, air liur bisa memberikan efek pembersihan sehingga plak dan tartar tidak mudah terbentuk. obat-obatan antidepresi dan flu mengandung bahan yang menurukan produksi air liur. Begitu juga dengan minuman beralkohol.

3. Merokok

Merokok dapat menghambat penyembuhan gusi karena terhambatnya pembentukan jaringan baru yang rusak karena bakteri.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber hellosehat
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[VIDEO] Tanya Dokter: Benarkah Kalung Eucalyptus Efektif Tangkal Corona?

[VIDEO] Tanya Dokter: Benarkah Kalung Eucalyptus Efektif Tangkal Corona?

Oh Begitu
Ilmuwan Temukan Petunjuk Sumber Energi Galaksi Bima Sakti

Ilmuwan Temukan Petunjuk Sumber Energi Galaksi Bima Sakti

Fenomena
Hati-hati Cuaca Ekstrem di Indonesia Masih Berpotensi 3 Hari ke Depan

Hati-hati Cuaca Ekstrem di Indonesia Masih Berpotensi 3 Hari ke Depan

Fenomena
Unik, Tenyata Seekor Gajah Bisa Melahap 150 Kg Pakan dalam Sehari, Kok Bisa?

Unik, Tenyata Seekor Gajah Bisa Melahap 150 Kg Pakan dalam Sehari, Kok Bisa?

Fenomena
Infeksi Otak Langka dari Amoeba Pemakan Otak Ditemukan di Florida

Infeksi Otak Langka dari Amoeba Pemakan Otak Ditemukan di Florida

Oh Begitu
Serba-serbi Hewan: Hiu Paus Punya Ribuan Gigi Kecil di Sekitar Mata

Serba-serbi Hewan: Hiu Paus Punya Ribuan Gigi Kecil di Sekitar Mata

Fenomena
CDC China: Virus Flu Babi Baru Tidak akan Jadi Pandemi Secepat Itu, Ini Penjelasannya

CDC China: Virus Flu Babi Baru Tidak akan Jadi Pandemi Secepat Itu, Ini Penjelasannya

Fenomena
Dalam 10 Hari di India, 147 Orang Meninggal Dunia Akibat Serangan Petir

Dalam 10 Hari di India, 147 Orang Meninggal Dunia Akibat Serangan Petir

Fenomena
Kasus Baru Covid-19 di Amerika Serikat Meroket, Tapi Kenapa Kurva Kematian Rata?

Kasus Baru Covid-19 di Amerika Serikat Meroket, Tapi Kenapa Kurva Kematian Rata?

Fenomena
239 Ahli Sebut Virus Corona Menyebar di Udara, WHO Sangkal Bukti

239 Ahli Sebut Virus Corona Menyebar di Udara, WHO Sangkal Bukti

Kita
Kementan: Roll On dan Inhaler Eucalyptus Sudah Terdaftar Badan POM

Kementan: Roll On dan Inhaler Eucalyptus Sudah Terdaftar Badan POM

Oh Begitu
Kalung Aromaterapi Eucalyptus Kementan, Mengapa Belum Diuji Klinis?

Kalung Aromaterapi Eucalyptus Kementan, Mengapa Belum Diuji Klinis?

Oh Begitu
Kementan: Kalung Aromaterapi Bukan Antivirus, tapi Aksesori Kesehatan

Kementan: Kalung Aromaterapi Bukan Antivirus, tapi Aksesori Kesehatan

Oh Begitu
Studi: Virus Mencuri Kode Genetis Manusia, Ciptakan Gen Campuran Baru

Studi: Virus Mencuri Kode Genetis Manusia, Ciptakan Gen Campuran Baru

Oh Begitu
Es Berwarna Pink Muncul di Pegunungan Alpen, Fenomena Apa Itu?

Es Berwarna Pink Muncul di Pegunungan Alpen, Fenomena Apa Itu?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X