Kompas.com - 15/08/2019, 13:36 WIB

KOMPAS.com - Persoalan sampah seperti tidak Ada habisnya untuk dibahas di Indonesia. Sebenarnya, seberapa besar sih permasalahan sampah, terutama plastik di Indonesia ini?

Manager Communication Conservation WWF Indonesia, Dewi Satriani, menyatakan bahwa persoalan sampah plastik di Indonesia ini besar sekali. Indonesia dikenal sebagai penyumbang sampah ke laut terbesar kedua di dunia setelah China.

"(Sampah) yang di darat lebih banyak lagi dari itu," ujar Dewi ketika dihubungi oleh Kompas.com via telepon pada Selasa (13/8/2019).

Daerah Jakarta sendiri saja menghasilkan 12 ribu ton sampah per hari.

Melihat fakta-fakta ini, Dewi berpendapat bahwa sampah merupakan rintangan bersama bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Baca juga: Kampanye Bebas Plastik di Indonesia, Bagaimana supaya Berhasil?

Pada saat ini, sebetulnya sudah banyak lembaga yang membantu dan sadar akan bahaya sampah yang kian menggunung di Indonesia.

Beragam kegiatan pun sering dilakukan oleh berbagai lembaga dan komunitas untuk perlahan-lahan mengedukasi masyarakat agar lebih peduli lingkungan dan anti terhadap sampah, terutama sampah plastik yang merupakan penyumbang sampah utama di Indonesia.

Namun, Indonesia baru akan bisa bebas dari masalah sampah plastik jika pemerintah dan produsen ikut berpatisipasi. Pemerintah harus secara tegas mengatur konsumsi plastik masyarakat, sedangkan produsen harus dipaksa untuk mengganti kemasan produk mereka menjadi lebih ramah lingkungan.

"Sudah ada sih beberapa perusahaan yang juga sadar lingkungan dan mengganti dengan kemasan bio kredibel. Nah, kalau semua perusahaan sadar dan mengganti kemasan plastik ke bahan alami, efek bagusnya bisa besar ini," ujar Dewi.

Baca juga: Pesantren Sesali Idul Adha Tanpa Kantong Plastik, Ini Tanggapan Ahli

Dewi menjelaskan bahwa konsumen itu hanya mengkonsumsi apa yang ada dan hadir di pasaran, sedangkan pencetus utama konsumsi itu adalah produsen atau perusahaan produk tersebut.

Dia pun menghimbau agar semua lini atau lapisan masyarakat, produsen produk dan pemerintah turut memegang andil penting dalam menghapuskan gambaran buruk tentang Indonesia dan sampahnya.

"Perangi dan berantas sampah itu, selain masyarakat, juga harus ada dukungan perusahaan dan pemerintah juga. Biar sukses targetnya," kata Dewi

"Ya kita semua harus sadar. Tapi tidak cukup masyarakat secara merata saja. Pelaku usaha dan pemberi kebijakan seperti pemerintah juga harus tegas membantu memberantas persoalan ini. Kalau hanya segelintir komunitas atau lembaga dan masyarakat, ya tetap jadi seperti inilah, lama proses berhasil perang dengan plastik, keburu efeknya lebih parah," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dikira Benda Suci, Ukiran Burung Hantu dari Zaman Tembaga Ini Ternyata Mainan Anak

Dikira Benda Suci, Ukiran Burung Hantu dari Zaman Tembaga Ini Ternyata Mainan Anak

Oh Begitu
Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Fenomena
Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Oh Begitu
Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Oh Begitu
5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Oh Begitu
Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Oh Begitu
4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

Oh Begitu
Apa Makanan Ikan Piranha?

Apa Makanan Ikan Piranha?

Oh Begitu
Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Fenomena
Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Kita
Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Oh Begitu
Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

Oh Begitu
Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.