Bukan Hanya Manusia, Orangutan Pun Merasakan Manfaat Bajakah

Kompas.com - 14/08/2019, 06:02 WIB
Induk dan anakan orangutan Tapanuli sedang bergelantungan di puncak pohon.ADITYA SUMITRA Induk dan anakan orangutan Tapanuli sedang bergelantungan di puncak pohon.

" Bajakah kalalawit sebagaimana dilaporkan oleh Pambayun et al., (2005) memiliki kandungan phenol dan antibacterial pada beberapa ekstrak yang dicobakan," tulis peneliti dalam makalah tersebut.

"Lebih lanjut, Setyowati (2017) menyatakan bahwa spesies ini memiliki komponen aktif, catechin," kata mereka.

Untuk diketahui, kandungan phenol dan antibacterial tersebut mempunyai efek penyusutan jaringan ikat dan memperlambat waktu cerna makanan.

Adapun komponen aktif catechin adalah grup senyawa yang menempati posisi tingkat menengah pada hierarki senyawa tanin, dikenal sebagai kelompok catechin-tannin.

Meski begitu, manfaat pasti bajakah kalalawit terhadap orangutan belum terlalu jelas.

Baca juga: Diklaim Ampuh Sembuhkan Kanker, Apa Kandungan Tanaman Bajakah?

"Namun, dalam kaitanya dengan perilaku mengobati diri sendiri, pemilihan selektif terhadap tumbuhan yang spesifik patut diduga memiliki faedah tidak hanya bagi orangutan, tetapi juga bagi manusia," tulis para peneliti.

"Pencatatan terhadap bahan diet orangutan pada lokasi spesifik (site-specific) dan kompilasi daftar jenis seluruh bahan makan sangat berguna untuk melihat pola makan orangutan yang berhubungan dengan perilaku pengobatan. Dua jenis tumbuhan yang digunakan oleh tabib di desa sekitar adalah bajakah kalalawit dan kamasulan," kata mereka.

Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ada beberapa kesamaan yang menonjol antara praktk pengobatan tradisional dan tanaman bajakah dengan perilaku orangutan.

"Kami sangat memperhatikan aspek etno-medikasi serta sifat jalur metabolit sekunder, baik pada primata manusia maupun non-manusia," tulis para peneliti dalam kesimpulannya.

Para peneliti juga menyebut perilaku mengobati diri sendiri oleh individu orangutan menarik untuk diteliti lebih lanjut.

Tanaman bajakah sendiri kemudian juga menarik perhatian tiga siswa asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah, sejak 2018.

Saat itu, ketiga siswa asal Palangkaraya tersebut melakukan penelitian terhadap tumbuhan bajakah.

Tumbuhan bajakah diyakini mengandung banyak antioksidan yang bisa menyembuhkan kanker pada manusia.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X