Kompas.com - 06/08/2019, 18:06 WIB
Ilustrasi listrik, ilustrasi listrik, meteran listrik ShutterstockIlustrasi listrik, ilustrasi listrik, meteran listrik

KOMPAS.com - Padamnya listrik di sebagian Pulau Jawa beberapa hari lalu tidak hanya meninggalkan kemarahan bagi masyarakat Indonesia, tetapi juga duka.

Pasalnya, padamnya listrik menjadi penyebab kebakaran 50 rumah di Menteng, Jakarta Pusat. Dilaporkan oleh Kompas.com, Senin (5/8/2019), warga menggunakan lilin saat listrik mati dan menyebabkan kebakaran pada salah satu rumah. Api kemudian merembet dan membakar 49 rumah lainnya. Akibat kebakaran tersebut, satu orang pun menjadi korban luka bakar.

Belajar dari kejadian ini, kita harus lebih siap bila listrik padam terjadi kembali di kemudian hari. Pasalnya, pada setiap cahaya lilin yang menyala, ada risiko kebakaran yang mengintai.

Direkomendasikan oleh New York City Emergency Management, berikut adalah beberapa alternatif lilin yang bisa Anda gunakan jika terjadi pemadaman listrik:

Baca juga: Listrik Padam di Sebagian Jawa, Makanan Apa Saja yang Harus Dibuang dari Kulkas?

Senter

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski saat ini sudah ada fungsi senter pada ponsel, harus diingat bahwa Anda perlu ponsel tersebut untuk tetap dapat berkomunikasi dengan orang lain.

Oleh sebab itu, simpan daya baterai ponsel Anda dan gunakan senter benaran untuk penerangan saat listrik padam.

Selain sebagai penerangan, senter juga bisa digunakan untuk memberikan sinyal minta tolong ketika Anda dalam keadaan darurat.

Lentera

Ketika menyebut lentera, kebanyakan orang akan membayangkan lentera minyak tanah yang juga bisa menyebabkan kebakaran layaknya lilin.

Namun, pada zaman modern ini sudah banyak lentera atau lampu elektrik yang dapat diisi ulang dayanya atau diganti baterainya. Anda bisa membeli lentera semacam ini di pasar, toko-toko modern atau secara online.

Baca juga: Listrik Padam di Sebagian Wilayah Jawa, Ini 5 Blackout Terburuk Sepanjang Sejarah

Glow stick
Para pencinta Kpop mungkin sudah tidak asing lagi dengan glow stick. Namun, tahukah Anda bahwa selain untuk meramaikan konser artis idola, tongkat yang bisa bersinar di tempat gelap ini bisa Anda jadikan alternatif untuk menerangi rumah saat listrik padam.

Dibanding lilin, glow stick lebih aman untuk digunakan saat lampu padam. Namun, Anda harus berhati-hati agar bahan kimia di dalamnya tidak bocor keluar. Bahan kimia di dalam glow stick bisa menyebabkan iritasi pada kulit, serta rasa terbakar pada mata, mulut dan tenggorokan. 

Genset

Saat lampu padam kemarin, banyak warga berduyun-duyun membeli genset. Mesin ini memang bisa digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik, tetapi ada beberapa hal yang harus Anda waspadai agar genset malah tidak menyebabkan celaka.

Untuk diketahui, genset mungkin mengeluarkan gas karbon monoksida saat bekerja.

Baca juga: Gemerlap Jawa hingga Gulita Papua, Bukti Ketimpangan Listrik Indonesia?

Oleh karena itu, American Red Cross (Palang Merah Amerika) pun mengeluarkan beberapa panduan mengenai penggunaan genset.

Pertama, jangan pernah gunakan mesin genset di tempat-tempat tertutup.

Lalu, jauhkan genset dari pintu, jendela, atau lubang apa pun yang bisa menjadi celah bagi karbon monoksida untuk masuk ke dalam ruangan.

Buka pintu dan jendela, sambil menggunakan kipas angin untuk membuat karbon monoksida menjauh dari rumah Anda.

Jika Anda mulai merasa sakit, mual, pusing atau melemah ketika menggunakan genset, segera matikan genset dan minta pertolongan medis. Jangan lupa minum air untuk mengurangi gejalanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Fenomena
4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Oh Begitu
BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia Hingga 9 Desember

BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia Hingga 9 Desember

Fenomena
Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Kita
Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Oh Begitu
Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Oh Begitu
Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Oh Begitu
Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Oh Begitu
Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Fenomena
[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

Oh Begitu
5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

Oh Begitu
Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Fenomena
4 Tahapan Siklus Menstruasi

4 Tahapan Siklus Menstruasi

Kita
Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Fenomena
Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.