Terlalu Capek Kok Malah Bikin Susah Tidur?

Kompas.com - 02/08/2019, 16:31 WIB
Ilustrasi lelah usai liburanMonsterstock1 Ilustrasi lelah usai liburan

Sumber

KOMPAS.com - Tubuh lelah adalah pertanda bahwa Anda membutuhkan istirahat. Itu sebabnya setelah kecapekan dari beraktivitas seharian biasanya Anda jadi lebih gampang tertidur lelap.

Namun kadang, beberapa orang justru mengeluhkan susah tidur malam karena kecapekan. Kenapa, ya, badan capek malah bikin sulit tidur dan gelisah sepanjang malam?

Pola tidur yang buruk bikin Anda sulit tidur malam meski badan sudah kecapekan

Dilansir dari Huffington Post, sulit tidur malam karena badan kecapekan bisa menjadi buah simalakama dari pola tidur yang buruk sejak sebelumnya.

Baca juga: Kenapa Anda Merasa Lelah Sepanjang Hari, Padahal Cukup Tidur?

Begini, jika dari awal Anda sudah memiliki jadwal tidur yang berantakan (dan terbiasa tanpa perbaikan), Anda tidak akan merasa bugar dan semangat untuk beraktivitas. Badan yang terasa “berat” karena kurang tidur bisa membuat Anda lebih gampang kecapekan.

Akumulasi dari kombinasi stres fisik karena badan yang kecapekan dan stres emosional dari aktivitas harian yang ditambah dengan stres karena Anda merasa tidak kunjung bisa tidur yang kemudian membuat waktu tidur Anda makin berkurang, bisa menyebabkan Anda jadi sulit tidur malam.

Masih susah tidur malam? Mungkin ini tanda Anda mengalami gangguan kelenjar adrenalin

Jika pola tidur Anda sudah baik namun masih sering susah tidur malam karena badan kecapekan, ini mungkin tandanya tubuh Anda mengalami kekurangan hormon kortisol. Gangguan atau kerusakan pada kelenjar adrenal dapat menyebabkan hal ini.

Hormon kortisol berperan meningkatkan kadar gula dalam darah, menekan kerja sistem imun, meningkatkan metabolisme lemak, protein, dan karbohidrat, serta membantu mengatur metabolisme dan jam biologis tubuh.

Gangguan pada kelenjar adrenal dapat menyebabkan sistem imun malah melemah ketika stres datang menghampiri. Pada akhirnya, ketidakseimbangan kadar kortisol dalam tubuh mengacak-acak jam biologis tubuh Anda.

Normalnya, pada pagi hari kadar kortisol akan meningkat namun dan semakin menurun ketika malam hari sehingga membuat kita tertidur. Namun jika Anda memiliki gangguan kelenjar adrenal, yang terjadi bisa sebaliknya — hormon kortisol meningkat pada malam hari sehingga Anda jadi lebih gelisah dan mengalami insomnia pada malam hari.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X