Kenali Gejala Kanker Otak Glioblastoma yang Diidap Agung Hercules

Kompas.com - 01/08/2019, 19:00 WIB
Agung Hercules. Dok. Instagram Agung Hercules, @agunghercules88Agung Hercules.

KOMPAS.com - Pedangdut sekaligus komedian Agung Hercules meninggal dunia pada Kamis (1/8/2019) akibat kanker otak glioblastoma stadium 4 yang diidapnya selama ini.

Pada umumnya, glioblastoma termasuk dalam tumor ganas (kanker) stadium 4 yang menyerang bagian otak atau tulang belakang.

Bagi orang awam, gejala dan tanda-tanda seseorang terkena kanker glioblastoma belum banyak diketahui.

Dengan demikian, perlunya informasi mengenai gejala dan tanda-tanda kanker glioblastoma.

Baca juga: Mengenal Kanker Otak Glioblastoma Penyebab Meninggalnya Agung Hercules

Berikut gejala kanker otak glioblastoma yang perlu diketahui.

Gejala kanker otak glioblastoma

Dilansir dari Hellosehat, sel tumor glioblastoma akan terus bereproduksi dan membelah diri dengan sangat cepat.

Adapun tumor ini terbentuk dari perkembangan abnormal sel otak yang berfungsi menjaga kesehatan sel saraf otak atau yang disebut Astrosit.

Secara umum, kanker otak glioblastoma memiliki gejala, seperti:

  • sakit kepala yang tak kunjung hilang
  • penglihatan ganda atau kabur
  • mual dan muntah
  • kehilangan nafsu makan
  • perubahan mood dan sifat
  • penurunan kemampuan berpikir dan belajar
  • kejang

Jika dalam jangka waktu lama atau tumor mulai berkembang, penderita dapat mengalami gejala lain, seperti lemas, hilangnya koordinasi, bahkan penurunan kemampuan mengingat.

Penyebab glioblastoma

Dilansir dari National Organization of Rare Disorder, belum ada pemberitahuan pasti apa penyebab dari penyakit glioblastoma.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kena Cahaya Bulan, Tubuh Tokek Gurun Ini Jadi Hijau Neon

Kena Cahaya Bulan, Tubuh Tokek Gurun Ini Jadi Hijau Neon

Fenomena
CDC: Varian Baru Virus Corona Inggris Mungkin Mendominasi pada Maret

CDC: Varian Baru Virus Corona Inggris Mungkin Mendominasi pada Maret

Oh Begitu
Laut Makin Asam, Gurita Kembangkan Adaptasi Baru untuk Bertahan Hidup

Laut Makin Asam, Gurita Kembangkan Adaptasi Baru untuk Bertahan Hidup

Oh Begitu
9 Syarat Penerima Vaksin dalam Program Vaksinasi Covid-19

9 Syarat Penerima Vaksin dalam Program Vaksinasi Covid-19

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Hoaks BMKG Imbau Warga Tinggalkan Mamuju | Kota yang Hilang karena Erupsi Gunung di Lombok

[POPULER SAINS] Hoaks BMKG Imbau Warga Tinggalkan Mamuju | Kota yang Hilang karena Erupsi Gunung di Lombok

Oh Begitu
BMKG: Banjir Manado Bukan Tsunami, tapi Waspadai Potensi Gelombang Tinggi

BMKG: Banjir Manado Bukan Tsunami, tapi Waspadai Potensi Gelombang Tinggi

Oh Begitu
Letusan Gunung Berapi Awal Zaman Kapur Picu Pengasaman Laut

Letusan Gunung Berapi Awal Zaman Kapur Picu Pengasaman Laut

Fenomena
Laut Dalam Pantai Australia Dihuni Spesies Porifera Karnivora Ini

Laut Dalam Pantai Australia Dihuni Spesies Porifera Karnivora Ini

Fenomena
[HOAKS] Gempa Mamuju, BMKG Bantah Intruksikan Warga Tinggalkan Mamuju

[HOAKS] Gempa Mamuju, BMKG Bantah Intruksikan Warga Tinggalkan Mamuju

Fenomena
NASA dan Boeing Uji Roket Superkuat untuk Misi Artemis ke Bulan

NASA dan Boeing Uji Roket Superkuat untuk Misi Artemis ke Bulan

Fenomena
Banjir Kalimantan Selatan, Warga Diimbau Tetap Waspada Hujan 3 Hari ke Depan

Banjir Kalimantan Selatan, Warga Diimbau Tetap Waspada Hujan 3 Hari ke Depan

Fenomena
Banyak Konsumsi Makanan Asin Berbahaya untuk Jantung, Kok Bisa?

Banyak Konsumsi Makanan Asin Berbahaya untuk Jantung, Kok Bisa?

Oh Begitu
Lagi, Gempa Bumi Ke-39 Kali Guncang Majene dan Mamuju

Lagi, Gempa Bumi Ke-39 Kali Guncang Majene dan Mamuju

Oh Begitu
BMKG Ungkap 2 Penyebab Banjir Manado yang Tewaskan 6 Orang

BMKG Ungkap 2 Penyebab Banjir Manado yang Tewaskan 6 Orang

Oh Begitu
BMKG: Banjir Kalimantan Selatan Akibat Cuaca Ekstrem Dipicu Dinamika Atmosfer Labil

BMKG: Banjir Kalimantan Selatan Akibat Cuaca Ekstrem Dipicu Dinamika Atmosfer Labil

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X