Siaga Parasit Malaria Kebal Obat di Asia Tenggara, Termasuk Indonesia?

Kompas.com - 31/07/2019, 08:09 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.

KOMPAS.com - Berdasarkan penelitian, diketahui saat ini terdapat parasit malaria yang resisten terhadap obat dan tengah menyebar di kawasan Asia Tenggara.

Parasit malaria yang resistan atau kebal terhadap dua obat anti-malaria, ditemukan di Laos, Vietnam, dan Thailand, setelah menyebar dengan cepat dari Kamboja.

Para peneliti dari Wellcome Sanger Institute, Oxford University, dan Mahidol University, berdasarkan pengamatan genomik menemukan parasit malaria jenis KEL1/PLA1 yang sudah berevolusi dan mengalami mutasi genetik sehingga membuatnya makin resisten terhadap obat-obatan.

Penanganan pertama malaria di kawasan Asia pada umumnya dilakukan dengan memberikan kombinasi obat dihydroartemisinin dan piperaquine, atau yang biasa dikenal dengan istilah DHA-PPQ.

Baca juga: Jamur Pembasmi Nyamuk Malaria Diuji di Burkina Faso, Afrika Barat

Menanggapi ini, kepada DW Indonesia, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Anung Sugihantono. M.Kes, menyampaikan saat ini di Indonesia masih belum ditemukan adanya parasit malaria yang resisten obat.

Namun pihaknya akan terus mencari informasi guna menyiapkan langkah-langkah mencegah masuknya parasit malaria tersebut.

Di Indonesia sendiri, angka penderita malaria cenderung menurun setiap tahunnya. Namun beberapa wilayah di Indonesia masih kerap ditemui yang menderita malaria seperti di Indonesia bagian timur, salah satunya Papua.

Dilansir dari Reuters, salah satu tim peneliti, Roberto Amato, mengatakan parasit tersebut menyebar dengan cepat.

"Kami mendapati (parasit) sudah menyebar secara agresif, menggantikan parasit-parasit malaria lokal, dan menjadi tipe dominan di Vietnam, Laos dan di bagian timur laut Thailand," jelas Roberto.

Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit Plasmodium,yang dibawa oleh nyamuk dan menyebar melalui gigitan. Gejala malaria timbul setidaknya 10-15 hari setelah digigit nyamuk.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X