Serba Serbi Hewan: Kenapa Simpanse Suka Melempar Kotoran ke Manusia?

Kompas.com - 30/07/2019, 18:34 WIB

KOMPAS.com - Kalau Anda pergi ke kebun binatang dan mendadak merasa dilempar kotoran hewan, kemungkinan besar itu ulah simpanse.

Namun kenapa simpanse suka melempar kotorannya ke pengunjung?

Menurut Karen Strier, seorang profesor antropologi dari University of Wisconsin-Madison, simpanse di alam liar tak pernah membuang feses ke manusia. Stries melihat, hal ini hanya dilakukan simpanse dalam kandang.

Baca juga: Serba Serbi Hewan: Burung Sudah Bicara Bahkan Sebelum Lahir ke Dunia

Strier pernah meneliti muriqui utara (Brachyteles hypoxanthus), kelompok primata paling tenang di dunia. Hewan yang hidup di Brasil ini tidak memiliki hierarki sosial dalam kelompok, sehingga mereka tidak pernah melakukan agresi.

Perilaku ini berkebalikan dengan simpanse (Pan trolodytes) yang memiliki hierarki sosial di dalam kelompoknya. Seekor simpanse kerap terlihat menyeret ranting pohon atau melempar batu ketika merasa frustasi, jengkel, atau saat ingin menunjukkan dominasinya.

"Mereka bisa mengekspresikan begitu banyak emosi. Mereka (simpanse) adalah komunikator yang baik," imbuh Ronnie Steinitz, mahasiswa doktoral dalam program Ilmu Antropologi Integratif dari University of California, Santa Barbara, dilansir Live Science, Minggu (28/7/2019).

Melempar batu dan ranting adalah bagian dari cara simpanse berkomunikasi di kelompok mereka. Hal ini juga bisa sangat membantu hidup simpanse dalam kelompoknya.

Sebagai contoh, simpanse jantan yang berkelahi dengan pejantan paling dominan di kelompoknya, bisa berdamai setelah konflik.

Para ahli berpendapat, berbaikan setelah agresi dapat menguatkan ikatan sosial dan membantu membangun hierarki.

Studi yang pernah terbit di jurnal Philosophical Transactions dari Royal Society B pada 2012 mengatakan, simpanse yang ahli melempar benda memiliki otak yang lebih berkembang.

Baca juga: Serba-serbi Hewan: Ikan Hidup di Air, tapi Kenapa Bau Amis?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Memperkuat Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Nasional, Ini Komitmen BMKG

Memperkuat Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Nasional, Ini Komitmen BMKG

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Perseverance Mars NASA Bidik Puing Pendaratannya | Puncak Hujan Meteor Perseid | Video Viral Anak SD Rambutnya Dipotong Guru

[POPULER SAINS] Perseverance Mars NASA Bidik Puing Pendaratannya | Puncak Hujan Meteor Perseid | Video Viral Anak SD Rambutnya Dipotong Guru

Oh Begitu
Penyakit Cacar Monyet Bisa Sembuh Sendiri, Ini Pengobatan hingga Pencegahan Penularannya

Penyakit Cacar Monyet Bisa Sembuh Sendiri, Ini Pengobatan hingga Pencegahan Penularannya

Kita
Darah Berwarna Merah tapi Kenapa Pembuluh Darah Berwarna Biru? Ini Penjelasan Sains

Darah Berwarna Merah tapi Kenapa Pembuluh Darah Berwarna Biru? Ini Penjelasan Sains

Oh Begitu
Benarkah Cacar Monyet Termasuk Penyakit Infeksi Menular Seksual? Dokter Jelaskan

Benarkah Cacar Monyet Termasuk Penyakit Infeksi Menular Seksual? Dokter Jelaskan

Kita
Jumlah Perokok Anak Masih Banyak, Kemenkes Desak Revisi PP Tembakau

Jumlah Perokok Anak Masih Banyak, Kemenkes Desak Revisi PP Tembakau

Kita
Kenapa Kucing Selalu Tidur dan Tampak Malas? Ini Penyebabnya

Kenapa Kucing Selalu Tidur dan Tampak Malas? Ini Penyebabnya

Oh Begitu
Kemenkes Pastikan Subvarian Omicron BA.4.6 Belum Ada di Indonesia

Kemenkes Pastikan Subvarian Omicron BA.4.6 Belum Ada di Indonesia

Oh Begitu
Waspada Gelombang Sangat Tinggi 6 Meter di Selatan Jawa pada 10-11 Agustus

Waspada Gelombang Sangat Tinggi 6 Meter di Selatan Jawa pada 10-11 Agustus

Fenomena
Puncak Hujan Meteor Perseid Terjadi 13 Agustus, Catat Waktu untuk Menyaksikannya

Puncak Hujan Meteor Perseid Terjadi 13 Agustus, Catat Waktu untuk Menyaksikannya

Fenomena
Gunung Ibu Alami Erupsi, Ini Rekomendasinya

Gunung Ibu Alami Erupsi, Ini Rekomendasinya

Oh Begitu
China Deteksi Virus Zoonosis Langya pada 35 Orang, Apa Gejalanya?

China Deteksi Virus Zoonosis Langya pada 35 Orang, Apa Gejalanya?

Oh Begitu
Laba-laba Ternyata Juga Tidur, Studi Ini Buktikan

Laba-laba Ternyata Juga Tidur, Studi Ini Buktikan

Oh Begitu
Kenapa Kulit Badak Tebal?

Kenapa Kulit Badak Tebal?

Oh Begitu
Siklon Tropis Mulan Berpotensi Picu Gelombang Tinggi Hari Ini

Siklon Tropis Mulan Berpotensi Picu Gelombang Tinggi Hari Ini

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.