Serba Serbi Hewan: Burung Sudah "Bicara" Bahkan Sebelum Lahir ke Dunia

Kompas.com - 25/07/2019, 20:02 WIB
Ilustrasi burung baru menetas. Ilustrasi burung baru menetas.

KOMPAS.com - Menurut riset terbaru yang diterbitkan jurnal Nature Ecology & Evolution, anakan burung yang masih ada di dalam telur tak hanya bisa mendengar suara burung dewasa, tapi mereka juga bisa berkomunikasi satu sama lain.

Atas fakta baru itu, para ilmuwan meyakini bahwa burung sudah mulai belajar beradaptasi dengan lingkungan sebelum menetas.

Secara khusus, tim peneliti mengamati telur burung camar berkaki kuning (Larus michahellis) yang belum menetas.

Hasil pengamatan menunjukkan, bayi-bayi burung camar yang belum menetas dapat memberi isyarat dan menunjukkan perilaku awas, meski masih ada di dalam cangkang.

Baca juga: Serba-serbi Hewan: Ikan Hidup di Air, tapi Kenapa Bau Amis?

"Ini menunjukkan, bayi-bayi burung camar dapat menangkap informasi lingkungan yang relevan dari saudara mereka," ungkap para ahli dalam makalah riset mereka seperti dilansir Science Alert, Senin (22/7/2019).

Menurut para ahli, memberikan informasi sosial sebelum menetas merupakan mekanisme non-genetik yang penting untuk kemampuan berkembang di dunia.

Dalam riset ini, ahli mengumpulkan telur camar liar dari koloni pembiakan di Pulau Sálvora di Spanyol yang mengalami tingkat predasi tinggi, terutama dari hewan karnivora seperti musang.

Telur yang sudah dikumpulkan kemudian dibagi menjadi dua kelompok, kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Masing-masing kelompok terdiri dari tiga telur yang dimasukkan ke inkubator berbeda.

Empat kali sehari, para peneliti mengeluarkan dua dari tiga telur yang sama. Kemudian telur itu diletakkan di kotak kedap suara yang memutar rekaman suara predator dewasa.

Sementara untuk dua telur dari kelompok kontrol, tidak ada rekaman suara yang dimainkan di dalam kotak kedap suara.

Kemudian keempat telur itu dikembalikan ke inkubator semula dan diletakkan berdekatan dengan telur ketiga.

Hasilnya, ketiga telur dari kelompok eksperimen, melakukan getaran kuat di dalam inkubator, sementara telur kelompok kontrol diam saja. Uniknya, ketiga telur pada kelompok eksperimen lebih lama menetas dibanding kelompok kontrol.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Gajah Afrika Mati Mendadak, Ahli Konservasi Indonesia Ingatkan Soal Virus Herpes

Ratusan Gajah Afrika Mati Mendadak, Ahli Konservasi Indonesia Ingatkan Soal Virus Herpes

Fenomena
Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena Langka, Dua Planet Raksasa Menari Bersama di Luar Angkasa

Fenomena
Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kasus Corona Indonesia Tak Seburuk Prediksi, Diduga karena Vaksinasi

Kita
Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Umur Anjing Ternyata Lebih Tua dari Pemiliknya, Studi ini Jelaskan

Fenomena
Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Mengapa Vaksinasi Berkaitan dengan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia?

Oh Begitu
Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Studi Ungkap Cara Virus Corona Langsung Infeksi Sel Jantung Pasien Covid-19

Fenomena
Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang, Kapan Siap?

Oh Begitu
Ilmuwan Buktikan Lagi, Virus Corona Saat Ini Lebih Menular dan Beda dari Aslinya

Ilmuwan Buktikan Lagi, Virus Corona Saat Ini Lebih Menular dan Beda dari Aslinya

Fenomena
Seberapa Jauh Anjing Bisa Mencium dan Mendengar?

Seberapa Jauh Anjing Bisa Mencium dan Mendengar?

Prof Cilik
Vaksin Bikin Autis? 3 Mitos Vaksinasi Anak yang Tak Usah Dipercaya

Vaksin Bikin Autis? 3 Mitos Vaksinasi Anak yang Tak Usah Dipercaya

Kita
Hati-hati, Gangguan Gigi dan Mulut Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Hati-hati, Gangguan Gigi dan Mulut Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Oh Begitu
3 Nyamuk Penyebar Mosquito-borne Disease: Aedes Aegypti, Anopheles, dan Culex

3 Nyamuk Penyebar Mosquito-borne Disease: Aedes Aegypti, Anopheles, dan Culex

Kita
[VIDEO] Tanya Dokter: Mengapa Banyak Virus pada Hewan Menular ke Manusia?

[VIDEO] Tanya Dokter: Mengapa Banyak Virus pada Hewan Menular ke Manusia?

Oh Begitu
Jangan Lupakan, Penularan Penyakit karena Nyamuk Masih Terus Terjadi

Jangan Lupakan, Penularan Penyakit karena Nyamuk Masih Terus Terjadi

Kita
Jamur Cordyceps Militaris Disinyalir Punya Antivirus, Apa Saja Manfaatnya?

Jamur Cordyceps Militaris Disinyalir Punya Antivirus, Apa Saja Manfaatnya?

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X