4 Fakta Seputar Santan, Picu Stroke hingga Pengganti Susu

Kompas.com - 19/07/2019, 17:31 WIB
Ilustrasi santan alicjaneIlustrasi santan

"Tubuh kita perlu asupan yang beragam. Tidak dibombardir dengan masakan yang sudah berlemak. Semua makanan kalau dikonsumsi berlebihan pasti menimbulkan dampak negatif meskipun pada awalnya orang mengatakan makanan itu baik," tutur Ali dalam artikel Kompas.com yang terbit (31/8/2017).

Mengurangi penyerapan kolesterol dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan berserat, seperti buah, sayuran, biji-bijian, oat, dan produk serelia utuh.

Baca juga: Apakah Santan Itu Benar-benar Jahat?

3. Suburkan rambut

Tak selamanya santan memberikan efek buruk dalam tubuh. Dalam penjelasan Kompas.com edisi (9/12/2013), santan kelapa mempunyai kandungan protein, zat besi, dan mangan yang berfungsi menumbuhkan rambut lebih cepat.

Lebih dari itu, santan dapat membantu mencegah kerontokan serta membuat rambut lebih sehat dan berkilau.

Protein dalam santan dapat merawat batang rambut dan merangsang pertumbuhannya.

Tapi, untuk mendaatkan hasil yang maksimal, diperlukan beberapa bahan campuran seperti minyak zaitun, telur, minyak kelapa, atau minyak argan.

Bahan tersebut dapat dicampur menjadi satu, lalu oleskan dengan gerakan melingkar.

Setelah dioleskan rata ke rambut, diamkan beberapa waktu sebelum dibilas sampai bersih.

Baca juga: Santan Kelapa Menyuburkan Rambut

4. Susu

Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor Prof Dr. Ir. Ali Khomsan menuturkan, susu dapat digunakan menggantikan santan sebagai bahan mengolah makanan.

Susu hasil fortifikasi oleh pabrik telah ditambahkan beberapa gizi mikro dari kandungan gizi susu asalnya.

Karena itu, dalam batas tertentu, susu punya kandungan lebih baik dibandingkan santan.

"Kalau mau mengambil lemaknya saja, maka yang diproses dengan susu itu jauh lebih baik daripada hanya dengan santan," ujar Ali dalam artikel Kompas.com (31/8/2017).

Namun, masyarakat kudu mengerti jika citarasa sajian yang muncul pastinya berbeda ketika memasak menggunakan santan dengan susu.

Baca juga: Santan atau Susu, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X