Kompas.com - 08/07/2019, 16:04 WIB
Foto citra malam satelit NASA yang menunjukkan wilayah Indonesia NASAFoto citra malam satelit NASA yang menunjukkan wilayah Indonesia

KOMPAS.com - Listrik saat ini menjadi bagian penting dalam kehidupan. Adanya listrik membuat kehidupan seolah tak mati, meskipun malam menyapa.

Listrik tak dipungkiri berkaitan dengan tingkat kemakmuran suatu wilayah. Bagaimana tidak? Dengan listrik, perekonomian tetap jalan, aktivitas masyarakat pun tak terhenti meskipun malam tiba.

Namun, ketimpangan hadirnya listrik di berbagai daerah Indonesia masih nyata terlihat.

Sebuah foto citra satelit malam hari yang dikeluarkan Badan Antariksa Amerika Sertikat, National Aeronautics and Space Administration (NASA) menunjukkan keadaan ini.

Baca juga: Citra Satelit Malam Hari NASA Ungkap Gemerlapnya Pulau Jawa

Pulau Jawa Bermandikan Cahaya

Foto citra satelit malam hari Pulau Jawa dan Bali yang tampak gemerlap, yang dirilis NASA. NASA Foto citra satelit malam hari Pulau Jawa dan Bali yang tampak gemerlap, yang dirilis NASA.
Dalam foto yang dirilis Agustus 2018 itu, terlihat jika Pulau Jawa begitu terang benderang dari segala sisi. Nampak, hampir seluruh wilayah telah teraliri pasokan listrik dengan baik.

Pulau Jawa menjadi pulau paling terang di antara pulau lainnya. Tak heran, lebih dari separuh penduduk Indonesia mendiami pulau ini.

Menariknya, kerlap kerlip lampu tak hanya diperkotaan saja, tapi juga di jalur penghubung utama antar kota.

Kota Jakarta dan Surabaya menjadi penyumbang terbesar kegermelapan Pulau Jawa. Sorot lampu terlihat kental mengumpul di dua kota ini.

Pantas saja, dua kota besar di Indonesia tersebut ditinggali ribuan juta jiwa.

Dihimpun dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta, pada tahun 2018, jumlah penduduknya sebanyak 10.467.629 jiwa.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber NASA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanda dan Gejala Kanker Ovarium yang Harus Dicurigai

Tanda dan Gejala Kanker Ovarium yang Harus Dicurigai

Oh Begitu
Karakteristik Hutan Mangrove yang Harus Kamu Ketahui

Karakteristik Hutan Mangrove yang Harus Kamu Ketahui

Oh Begitu
Tren Peningkatan Kasus Covid-19 di Indonesia, Apakah Akibat Omicron? Ini Kata Kemenkes

Tren Peningkatan Kasus Covid-19 di Indonesia, Apakah Akibat Omicron? Ini Kata Kemenkes

Oh Begitu
Studi Ungkap Polusi Nanoplastik Pertama Kali Terdeteksi di Kutub Bumi

Studi Ungkap Polusi Nanoplastik Pertama Kali Terdeteksi di Kutub Bumi

Fenomena
3 Tahapan Metamorfosis Tidak Sempurna

3 Tahapan Metamorfosis Tidak Sempurna

Oh Begitu
Pengertian Sabana serta Contoh Flora dan Faunanya

Pengertian Sabana serta Contoh Flora dan Faunanya

Oh Begitu
Gempa Talaud Hari Ini Sudah 9 Kali Susulan, BMKG Tegaskan Bukan Gempa Megathrust

Gempa Talaud Hari Ini Sudah 9 Kali Susulan, BMKG Tegaskan Bukan Gempa Megathrust

Fenomena
Gempa Terkini: M 6,1 Guncang Talaud, Ini Catatan Gempa yang Pernah Terjadi di Sulawesi Utara

Gempa Terkini: M 6,1 Guncang Talaud, Ini Catatan Gempa yang Pernah Terjadi di Sulawesi Utara

Fenomena
Indonesia Didorong Jadi Lumbung Pangan Dunia Lewat Studi Pertanian

Indonesia Didorong Jadi Lumbung Pangan Dunia Lewat Studi Pertanian

Oh Begitu
Sejarah Penemuan Termometer: Penemu dan Perkembangannya

Sejarah Penemuan Termometer: Penemu dan Perkembangannya

Oh Begitu
Bagaimana Bulan Bisa Bersinar Terang di Malam Hari?

Bagaimana Bulan Bisa Bersinar Terang di Malam Hari?

Oh Begitu
Penyakit Tifus: Penyebab, Gejala, dan Jenis-jenisnya

Penyakit Tifus: Penyebab, Gejala, dan Jenis-jenisnya

Kita
Kabar Baik, Populasi Jerapah Meningkat 20 Persen, Ini Kata Ilmuwan

Kabar Baik, Populasi Jerapah Meningkat 20 Persen, Ini Kata Ilmuwan

Fenomena
[POPULER SAINS]: Penyebab Letusan Gunung Krakatau 1883 | Karbon Purba Mars | Fenomena Aphelion | Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

[POPULER SAINS]: Penyebab Letusan Gunung Krakatau 1883 | Karbon Purba Mars | Fenomena Aphelion | Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

Oh Begitu
Hasil Tes Covid dari Alat RT-LAMP BRIN Diklaim Bisa Keluar Kurang dari Satu Jam

Hasil Tes Covid dari Alat RT-LAMP BRIN Diklaim Bisa Keluar Kurang dari Satu Jam

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.