Kompas.com - 04/07/2019, 17:35 WIB

Nantinya, ginjal dari pendonor yang tidak memiliki kecocokan golongan darah akan direkayasa agar bisa diterima oleh penerima donor.

"(Dalam golongan darah) ada juga yang disebut HLA atau human leukocyte antigen. Itu yang selalu dibilang cocok atau tidak," tutur Tunggul.

"Ada pemeriksaan kecocokan itu (HLA). Ada yang cocok betul, ada yang cocok sebagian, ada yang tidak cocok," tegasnya.

Meski lebih baik memiliki HLA yang cocok. Tapi, menurut Tunggul, ilmu pengetahuan saat ini memungkinkan untuk transplantasi tanpa kecocokan tersebut.

"Itu sekarang tidak menjadi kendala utama lagi. Bukan kendala utama artinya, itu sudah bisa (diatasi) dengan obat-obatan," tegas Tunggul.

Hidup dengan Satu Ginjal Setelah Donor

Tunggul juga menegaskan bahwa secara medis pendonor harus tetap bisa hidup normal meski hanya dengan satu ginjal.

"(Pendonor) harus hidup normal. Bukan hidup yang dibatas-batasi," tegas Tunggul.

Dia juga menjawab mengenai mitos bahwa orang yang hidup dengan satu ginjal memiliki umur pendek.

"Tidak benar (mitos tersebut)," papar Tunggul.

Baca juga: Awas, 7 Gejala Ini Petunjuk Ginjal Sedang Terinfeksi

Dia juga menceritakan kisah orang-orang yang justru punya angka harapan hidup lebih lama meski hanya memiliki satu ginjal.

"Itu bukan karena ginjalnya satu. Tapi karena dia aware, hati-hati terhadap dirinya dan menjaga kesehatannya," kata Tunggul.

"Dia pikir, dia hanya punya satu ginjal maka harus hidup normal. Tidak melakukan kehidupan tidak normal baik dalam lifestyle, makanan, kepedulianya untuk memeriksakan kesehatannya," imbuhnya.

Hal tersebut membuat orang dengan ginjal satu memiliki harapan hidup lebih tinggi. Tunggul menegaskan bahwa fenomena ini terjadi karena orang dengan satu ginjal menjaga betul agar tubuhnya tetap sehat agar tidak merusak organ tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.