Mirip Manusia, Orangutan Juga Menjomblo dan Pulang Kampung

Kompas.com - 04/07/2019, 10:08 WIB
Orangutan Sumatera (Pongo abelli) Reipok Rere bergelantungan di kawasan hutan reintroduksi cagar Alam Jantho, Aceh Besar, Aceh, Selasa (18/6/2019). Dua orangutan Sumatera, Reipok Rere dan Elaine, menghabiskan hampir dua tahun untuk belajar mengurus diri di pusat rehabilitasi dan forest school (sekolah hutan) hingga akhirnya dikembalikan ke alam liar di kawasan hutan cagar alam Jantho. AFP/CHAIDEER MAHYUDDINOrangutan Sumatera (Pongo abelli) Reipok Rere bergelantungan di kawasan hutan reintroduksi cagar Alam Jantho, Aceh Besar, Aceh, Selasa (18/6/2019). Dua orangutan Sumatera, Reipok Rere dan Elaine, menghabiskan hampir dua tahun untuk belajar mengurus diri di pusat rehabilitasi dan forest school (sekolah hutan) hingga akhirnya dikembalikan ke alam liar di kawasan hutan cagar alam Jantho.

KOMPAS.com - Orangutan yang masih berkerabat dekat dengan manusia, ternyata juga punya pola hidup yang sama. Kera besar yang berasal dari Sumatera dan Kalimantan ini ternyata juga biasa hidup melajang dan pulang kampung.

"Seperti manusia, orangutan juga jomblo, hidupnya sendiri," kata pakar orangutan Universitas Indonesia Rondang Siregar ditemui di Jakarta Pusat, Rabu (3/7/2019).

Orangutan bereproduksi seperti hewan pada umumnya. Jantan akan menarik perhatian betina dan berusaha memenangkannya dari pejantan lainnya dengan menggunakan suara.

Sayangnya, setelah membuahi betina, pejantan biasanya akan meninggalkan betina. Betina dibiarkan hamil dan merawat anak sendirian.

"Betina harus sedikit ekstra karena dia melindungi dirinya sendiri dan anaknya. Tapi dia contoh pasangan terbaik. Begitu dia punya anak dia tidak akan kawin lagi," ujar Rondang.

Baca juga: Tahun 2019, Populasi Orangutan Kalimantan Semakin Kritis

Rondang yang telah hidup bersama orangutan selama bertahun-tahun berkata bahwa bukan berarti betina hanya akan kawin sekali seumur hidupnya. Sebab, ada kemungkinan betina dengan anak diperkosa oleh pejantan yang ingin membuahinya.

"Kalau jantan sudah tidak tahan lagi, ada perilaku pemerkosaan kepada betina, ini memang kejam," kata dia.

Selain hidup men-jomblo, Rondang juga menyebut orangutan punya kebiasaan pulang kampung seperti manusia.

"Translokasi itu pilihan terakhir (bagi orangutan). Dia akan pulang kampung," ungkap Rondang.

Kebiasaan pulang kampung ini ada hubungannya dengan pola pencarian makan orangutan. Ketika pasokan pangan habis, mereka akan berpindah. Namun, mereka selalu berusaha kembali dengan harapan panganan tumbuh lagi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X