Alasan Orang Korea atau Bule Terlihat Mirip-mirip di Mata Kita

Kompas.com - 03/07/2019, 17:07 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

KOMPAS.com - Pernahkah Anda merasa sulit membedakan antara orang Korea satu dengan yang lainnya? Atau merasa orang bule mirip semua?

Sebuah penelitian mengungkap bahwa orang memang lebih mudah membedakan sesama rasnya dibanding membedakan individu dari ras lain.

"Kecenderungan kita melihat anggota ras kita sendiri sebagai individu dan tak bisa membedakan individu ras lain, itu sesuatu yang lazim terjadi," kata Nick Camp, peneliti dari Universitas Stanford seperti dilansir dari The Guardian.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences menguji 20 orang berkulit putih. Mereka diminta melihat foto orang yang juga berkulit putih dan foto orang berkulit hitam sembari aktivitas otaknya dipindai menggunakan MRI (Magnetic Resonance Imaging).

Baca juga: Hanya dengan Mendengarkan Suara, AI Bisa Gambarkan Wajah Orang

Sebanyak 19 dari 20 responden menunjukkan lebih banyak aktivitas di bagian otak yang berfungsi untuk mengenali wajah ketika sedang melihat wajah orang kulit putih dibandingkan ketika melihat wajah orang kulit hitam.

Enam di antaranya bahkan tidak menunjukkan aktivitas otak sama sekali ketika melihat wajah orang berkulit hitam.

Tim peneliti juga menunjukkan kepada responden sekelompok foto berisi enam orang berkulit putih atau enam orang berkulit hitam. Wajah yang ditampilkan sengaja dibuat sangat mirip sampai sangat berbeda.

Aktivitas otak para responden meningkat seiring dengan semakin berbedanya wajah-wajah baik pada orang kulit hitam maupun kulit putih. Peneliti menduga bahwa ini karena otak menangkap gambar yang semakin 'asing'. Namun, otak responden lebih aktif ketika diminta membedakan orang kulit putih.

Baca juga: Misteri Tubuh Manusia, Kenapa Ya Kita Bisa Ingat Wajah tapi Lupa Nama?

Para peneliti menyimpulkan bahwa responden lebih mampu mengenali perbedaan pada sesama rasnya dibanding perbedaan pada ras lain. Bahkan, ketika foto individu berkulit hitam yang ditunjukkan punya perbedaan yang lebih kentara.

Lalu, para peneliti juga melaksanakan tiga eksperimen lainnya tanpa MRI. Dalam eksperimen ini, para responden diminta untuk menilai seberapa mirip atau beda satu wajah dengan wajah lainnya di kelompok ras yang sama. Mereka juga diminta untuk menilai apakah wajah tersebut sudah pernah terlihat atau belum.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X