Kompas.com - 01/07/2019, 21:00 WIB
ilustrasi diabetes simpson33ilustrasi diabetes

KOMPAS.com - Penderita diabetes tak dianjurkan untuk mengonsumsi madu sebagai pengganti gula. Madu juga punya bahaya yang sama dengan gula bagi penderita diabetes, jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

"Madu jangan, itu sama dengan gula," kata Ketua Umum Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD- KEMD ditemui di Perpustakaan Nasional RI, Senin (1/7/2019).

Madu merupakan jenis makanan yang termasuk golongan gula dengan kandungan karbohidrat sebesar 12 gram dalam satu sendok makan. Dalam satu sendok makan, madu memberikan 50 kilo kalori.

Selain itu madu juga mempunyai indeks glikemik sekitar 87 (termasuk jenis makanan dengan indeks glikemik tinggi). Karenanya, madu tetap tak boleh dikonsumsi berlebihan oleh penderita diabetes.

Baca juga: Dokter Bongkar Mitos Obat Diabetes Berbahaya bagi Ginjal

Begitu pula dengan pemanis yang bersumber dari buah-buahan. Menurut Suastika, semakin manis buah maka semakin tinggi kalorinya.

"Durian misalnya, orang kan mikir banyak kolesterol. Nggak, dia banyak fitosterol. Jadi lemak dari nabati, itu bagus dari aspek lemaknya. Tapi kalau dari aspek kalorinya, satu biji durian monthong sama dengan satu piring nasi kalorinya. Jadi itu nggak bagus buat diabetes karena kalorinya tinggi sekali," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Buah yang bisa dikonsumsi penderita diabetes yakni yang tak terlalu manis seperti apel, pepaya, dan melon lokal.

Baca juga: 6 Tanda Gula Darah Anda Tinggi, Meski Bukan Penderita Diabetes



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X