Studi Baru: Peneliti Temukan, Kecoak Makin Kebal Pestisida

Kompas.com - 30/06/2019, 13:31 WIB
- science alert-

KOMPAS.com - Kemajuan populasi manusia menjadi salah satu pendorong kepunahan spesies hewan lain. Sebut saja gajah, badak, harimau, yang makin tersingkir dari habitatnya. Tetapi hal tersebut rupanya tak berlaku pada kecoak.

Studi yang mempelajari populasi kecoak Jerman (Blattella germanica) menunjukkan, spesies ini bahkan masih mampu bertahan hidup setelah diberi beberapa jenis obat pembunuh serangga.

Temuan tersebut mengungkap bahwa kecoak dapat mengembangkan resistensi terhadap pestisida yang bahkan belum pernah mereka temui.

Selama ini kecoak dianggap sebagai serangga pengganggu yang menyebarkan bakteri. Bagian tubuh mereka juga membawa alergen yang dapat memicu asma. Tak sedikit juga yang sangat histeris ketika melihat kecoak.

Baca juga: Roti Tepung Kecoak Ini Disebut Lebih Berprotein dari Daging, Mau Coba?

Pembasmian serangga biasanya mengandalkan berbagai kelas bahan kimia beracun. Jika kebal terhadap satu kelas, biasanya akan menyerah dengan yang lain.

Namun, kecoak Jerman mengembangkan resistensi silang. Artinya keturuan kecoak yang lahir, akan kebal terhadap racun yang belum pernah ditemui secara langsung.

"Kami belum memahami mengapa proses itu dapat terjadi secepat ini. Resistensi ini akan membuat kecoak makin sulit dikendalikan hanya dengan bahan kimia saja," kata Michael Scharf, Peneliti dari Purdue University.

Peneliti pun mengadakan percobaan untuk mengevaluasi bagaimana kecoak mengembangkan resistensi terhadap pestisida selama beberapa generasi. Dengan harapan, peneliti dapat menemukan metode pemberantasan yang optimal.

Mereka lantas mengumpulkan sampel kecoak dari apartemen di beberapa tempat di Danville, Illinois, dan Indianapolis. Kecoak yang sudah ditangkap kemudian disimpan di laboratorium dalam populasi terpisah untuk mempelajari resistensi.

Populasi pertama mendapatkan satu jenis pestisida. Sedangkan kelompok lainnya diberikan dua pestisida yang berbeda. Sementara kelompok terakhir mendapatkan tiga jenis pestisida yang diberikan secara bergiliran.

Baca juga: Ilmuwan: Susu Kecoak Lebih Bergizi dari Susu Sapi

Hasil dari studi menunjukkan, kalau kecoak yang diberikan beberapa jenis pestisida justru lebih kebal dibandingkan dengan kecoak yang hanya diberi satu jenis pestisida.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X