Gambar Thermal Ungkap Wujud Cincin Planet Uranus yang Tak Kasat Mata

Kompas.com - 25/06/2019, 19:07 WIB
Gambar atmosfer dan cincin Uranus yang ditangkap oleh ALMA, yang menunjukkan emisi panas pada cincin Uranus Gambar atmosfer dan cincin Uranus yang ditangkap oleh ALMA, yang menunjukkan emisi panas pada cincin Uranus

KOMPAS.com – Selama ini, sebagian besar orang mengenal Saturnus sebagai planet yang memiliki ciri khas unik, yaitu keberadaan cincin raksasa di sekitar planet tersebut. Cincin Saturnus memang berukuran paling besar dibanding planet lainnya dan relatif mudah untuk diamati.

Namun, Saturnus bukanlah satu-satunya planet yang memiliki cincin.

Salah satu planet lain yang memiliki cincin adalah Uranus. Planet terluar pada tata surya ini memiliki cincin tipis yang tak kasat mata dan sulit untuk diamati, kecuali dengan teloskop raksasa.

Kondisi ini mengakibatkan cincin Uranus baru ditemukan di tahun 1977. Namun, terdapat cara lain untuk menyaksikan cincin Uranus, yakni dengan menggunakan thermal image, atau gambar yang menunjukkan distribusi panas suatu objek.

Baca juga: Astronom: Bau Planet Uranus Seperti Telur Busuk

Melalui thermal image yang diambil dari Atacama Large Milimeter Array (ALMA) dan Very Large Telescope (VLT), astronom dari Unversity of California – Berkeley sanggup mengamati bentuk serta mengukur suhu cincin Uranus tersebut.

Hasilnya, diketahui bahwa Uranus memiliki beberapa cincin yang berbeda, yang diperkirakan memiliki suhu sekitar 77 derajat Kelvin atau setara dengan suhu -196,15 derajat Celsius.

Hal ini tidaklah mengejutkan, mengingat posisi Uranus yang terletak di bagian terluar tata surya, jauh dari paparan cahaya Matahari.

Pengamatan ini juga menunjukkan bahwa cincin Uranus paling terang dan padat, yang dikenal dengan nama cincin epsilon, berbeda dari cincin milik planet lain.

“Cincin Saturnus tersusun atas cincin es yang lebar dan terang, serta terdiri dari berbagai ukuran partikel, mulai dari debu mikron di D ring paling dalam hingga batuan berukuran puluhan meter di cincin utama,” jelas Imke de Pater, profesor astronomi University of California – Berkeley, dilansir dari Science Daily.

Baca juga: Rahasia Alam Semesta: Bukan Air, Hujan di Jupiter dan Saturnus Berupa Berlian

“Sedangkan cincin utama Uranus yang paling terang, cincin epsilon, hanya disusun oleh batu berukuran bola golf saja,” lanjutnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X