Rahasia Alam Semesta: Bukan Air, Hujan di Jupiter dan Saturnus Berupa Berlian

Kompas.com - 18/05/2019, 22:08 WIB
Ilustrasi berlian LAURENT FIEVET / AFPIlustrasi berlian

KOMPAS.com - Apa yang Anda bayangkan ketika mendengar kata hujan? Pasti pikiran kita akan tertuju air yang jatuh dari langit, bukan?

Namun, lain cerita dengan hujan di planet Jupiter dan Saturnus. Hujan di kedua planet itu bukan berupa air tapi berlian.

Ya, batu mulia yang berharga mahal itu menyelimuti langit Jupiter dan Saturnus. Hal ini disampaikan oleh Dr Kevin Baines, salah satu peneliti Badan Antariksa AS (NASA).

Menurut analisis Baines dan koleganya, data atmosfer dari kedua planet gas raksasa itu menunjukkan tingkat karbon yang berlimpah dalam bentuk kristal.

Baca juga: Jupiter Akan Berbalik Arah, Apakah Ada Efek Bagi Bumi?

Bahkan, beberapa "awan" kristal itu tumbuh begitu besar hingga Baines menyebutnya sebagai diamondberg.

Berlian terbentuk dalam proses yang cukup panjang. Mulanya, badai petir mengubah metana menjadi karbon yang mengeras menjadi potongan grafit.

Ketika memasuki atmosfer Saturnus maupun Jupiter, grafit tersebut mengeras menjadi permata.

Menurut Baines, 1.000 ton berlian per tahun yang dibuat oleh planet Saturnus.

Berlian padat ini kemudian masuk lebih jauh di kedalaman planet hingga mereka sangat dekat dengan cairan inti.

Tak seperti di Bumi, cairan inti Jupiter dan Saturnus dianggap lebih panas. Hal ini membuat berlian tadi menjadi cair.

"Begitu turun ke kedalaman ekstrem, tekanan dan suhunya sangat mengerikan, tidak mungkin berlian bisa tetap solid," ujar Baines.

Satu kemungkinan yang terjadi di inti kedua planet itu adalah terjadinya "lautan" berlian cair.

Hal ini memunculkan ide untuk menambang berlian di kedua planet itu lalu dibawa pulang ke Bumi. Namun, rencana ini masih sangat jauh untuk diwujudkan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X