Kompas.com - 24/06/2019, 10:32 WIB


KOMPAS.com - Setelah gempa kuat M 6,2 dengan kedalaman dangkal mengguncang Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, pada Kamis (20/6/2019) dan menimbulkan kerusakan pada 50 rumah dan 3 gedung sekolah di Distrik Ismari dan Sarmi Selatan, hari ini (24/6/2019), sekitar pukul 8.05 WIB  giliran wilayah Kabupaten Memberamo Raya diguncang gempa tektonik M 6,1.

Episenter gempa pagi ini terletak pada koordinat 2,67 LS dan 138,76 BT tepatnya di darat pada jarak 85 km arah tenggara Kota Burmeso, Kabupaten Memberamo Raya, Propinsi Papua pada kedalaman 10 km.

"Berdasarkan lokasi episenter, kedalaman, dan mekanisme sumber gempa yang berupa kombinasi sesar dengan pergerakan naik dan mendatar (oblique thrust), maka gempa yang terjadi merupakan jenis gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake) yang diduga kuat akibat aktivitas Sesar Anjak Mamberamo (Mamberamo thrust)," ujar Daryono selaku Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG melalui keterangan resmi kepada Kompas.com.

Baca juga: Jadi Pemicu Gempa Sarmi Papua, Ini Riwayat Gempa Besar di Zona Mambero

Dampak gempa ini menimbulkan guncangan cukup kuat, peta shakemap BMKG menunjukkan di zona pusat gempa dan sekitarnya diestimasi mengalami guncangan dalam skala intensitas hingga mencapai skala V-VI MMI.

"Gempa dengan intensitas sebesar ini sudah berpotensi merusak," imbuh Daryono.

Laporan sementara yang sudah masuk ke BMKG menunjukkan, gempa dirasakan di Sarmi dalam skala intensitas III-IV MMI, Jayapura II-III MMI di Jayapura, dan Wamena II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

Sampai dengan pukul 09.30 WIB hasil monitoring BMKG telah terjadi 9 kali gempa susulan di Mamberamo dengan kekuatan yang fluktuatif, yaitu M 4.7, M 5.1, M 4.4, M 3.7, M 3.5, M 4.6, M 3.8, M 4.4, dan M 4.5.

"BMKG akan terus memantau aktivitas gempa susulan dan dampaknya, untuk segera diinformasikan kepada masyarakat," pungkas dia.

Gempa di Laut Banda M 7,4

Selain di Mamberamo, gempa berkekuatan M 7,7 juga mengguncang Laut Banda sekitar pukul 9.53 WIB.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.