Rahasia Alam Semesta: Kok Merkurius dan Venus Tak Punya Bulan?

Kompas.com - 11/06/2019, 20:06 WIB
Perhitungan baru menemukan jika jarak planet terdekat dengan Bumi adalah Merkurius. (NASA/JPL)Perhitungan baru menemukan jika jarak planet terdekat dengan Bumi adalah Merkurius.

KOMPAS.com - Menurut pengetahuan umum, setiap planet dalam tata surya kita memiliki bulan atau satelit alami.

Bumi, misalnya, hanya memiliki satu bulan. Sedangkan Jupiter, Saturnus, dan Mars memiliki banyak bulan sekaligus.

Meski begitu, di antara 8 planet dalam sistem tata surya kita ada dua planet yang tidak memiliki bulan.

Kedua planet itu adalah Merkurius dan Venus.

Baca juga: Bukan Venus, Planet Terdekat dengan Bumi Itu Merkurius

Sekilas, kedua planet tersebut menjadi anomali. Tapi, ada penjelasan mengapa kedua planet itu tidak memiliki bulan.

Pada kasus "hilangnya" bulan di Merkurius, itu bisa terjawab dari lokasi planet ini. Ya, seperti yang kita tahu, Merkurius adalah planet pertama yang paling dekat dengan Matahari.

Dengan jarak tersebut, kemungkinan bulan yang dimiliki Merkurius akan mengorbit secara tidak stabil. Itu karena gravitasi Matahari akan menarik bulan Merkurius itu.

Alhasil, bulan di Merkurius akan mengorbit pada Matahari atau terlepas dari orbit di sekitar planet itu.

Namun, untuk kasus bulan di Venus, jawaban ini tidak berlaku. Venus memang juga dekat dengan Matahari, tapi gravitasinya cukup kuat untuk menahan bulan tetap pada orbitnya.

Ada dua teori untuk menjelaskan hal ini. Pertama, seperti pada Merkurius, Matahari "mencuri" bulan Venus.

Kedua, berkaitan dengan rotasi planet Venus. Untuk diketahui, Venus memiliki keunikan yaitu bisa melakukan perubahan rotasi dengan berbalik arah atau kerap disebut retrograde.

Retrograde ini terjadi akibat hantaman batu besar sekitar 10 juta tahun lalu. Hantaman tersebut mampu membalikkan arah putaran rotasi planet.

Perubahan arah rotasi ini melemahkan kekuatan pasang surut bulan di Venus. Akibatnya, bulan tersebut menghantam badan planet itu dan membuatnya hilang selamanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ternyata Sebelum Ada Oksigen, Makhluk Hidup di Bumi Menghirup Arsenik

Ternyata Sebelum Ada Oksigen, Makhluk Hidup di Bumi Menghirup Arsenik

Fenomena
Kematian Dokter Gigi akibat Covid-19 Meningkat, Begini Protokol Periksa Gigi

Kematian Dokter Gigi akibat Covid-19 Meningkat, Begini Protokol Periksa Gigi

Kita
BMKG Dukung Mekanisme Riset Potensi Tsunami ITB dan Kajian Sebelumnya

BMKG Dukung Mekanisme Riset Potensi Tsunami ITB dan Kajian Sebelumnya

Kita
BMKG: Hingga Besok, Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter

BMKG: Hingga Besok, Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter

Fenomena
Misteri Menghilangnya Virus Mematikan dari Cacar Zaman Viking sampai SARS

Misteri Menghilangnya Virus Mematikan dari Cacar Zaman Viking sampai SARS

Fenomena
Orang Tanpa Gejala dan Bergejala Covid-19 Memiliki Jumlah Virus Sama

Orang Tanpa Gejala dan Bergejala Covid-19 Memiliki Jumlah Virus Sama

Oh Begitu
Kematian Akibat Covid-19, Data Terbaru IDI Ungkap 228 Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia

Kematian Akibat Covid-19, Data Terbaru IDI Ungkap 228 Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia

Oh Begitu
Gumpalan Merah Misterius di Pantai Washington, Mungkinkah Gurita?

Gumpalan Merah Misterius di Pantai Washington, Mungkinkah Gurita?

Fenomena
BMKG: Potensi Tsunami 20 Meter untuk Dorong Mitigasi, Bukan Picu Kepanikan

BMKG: Potensi Tsunami 20 Meter untuk Dorong Mitigasi, Bukan Picu Kepanikan

Oh Begitu
Peneliti Ungkap Kromoson Y pada Pria Tak Hanya Mengatur Fungsi Seksual

Peneliti Ungkap Kromoson Y pada Pria Tak Hanya Mengatur Fungsi Seksual

Oh Begitu
Gurun Sahara Pernah Hijau, Bisakah Surga Itu Kembali Lagi?

Gurun Sahara Pernah Hijau, Bisakah Surga Itu Kembali Lagi?

Fenomena
Semprotan Hidung Bisa Hentikan Replikasi Virus Corona, Ilmuwan Jelaskan

Semprotan Hidung Bisa Hentikan Replikasi Virus Corona, Ilmuwan Jelaskan

Fenomena
Mengenaskan, Penguin Ditemukan Mati karena Telan Masker N95

Mengenaskan, Penguin Ditemukan Mati karena Telan Masker N95

Oh Begitu
Pandemi Covid-19, Simak 10 Tips Aman Bersepeda agar Tak Kena Corona

Pandemi Covid-19, Simak 10 Tips Aman Bersepeda agar Tak Kena Corona

Oh Begitu
Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali, Ini yang Harus Kita Lakukan

Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali, Ini yang Harus Kita Lakukan

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X