5 Tips Mengatasi Rasa Malas Usai Libur Panjang, Menurut Sains

Kompas.com - 11/06/2019, 09:27 WIB
Ilustrasi cemas dan takut KatarzynaBialasiewiczIlustrasi cemas dan takut

Gejala post vacation blues ini meliputi stres, nostalgia, kelelahan, sedih, hingga penurunan nafsu makan. Hal ini ditimbulkan dari kontradiksi masa liburan dan aktivitas harian.

Fase liburan bisa saja bersifat melegakan dan membuat kita rileks, namun hal tersebut tidak mengatasi permasalahan yang kita jumpai di keseharian kita, seperti pekerjaan yang kurang menyenangkan ataupun gaji yang dirasa kurang.

Oleh karenanya, semakin besar tingkat kontradiksi ini akan memicu gejala post vacation blues yang besar pula.

Hal tersebut juga diperparah dengan realisasi bahwa kita perlu menunggu waktu setahun lagi untuk dapat kembali berlibur. Perasaan ini dapat membuat kita menjadi kehilangan semangat dan hanya menghitung hari hingga masa liburan selanjutnya.

Baca juga: Memahami Pentingnya Saling Memaafkan Saat Lebaran, Menurut Sains

Mengatasi post vacation blues

Lantas, bagaimana kita mengatasi post vacation blues ini?

Gutral menjelaskan lima langkah yang perlu ditempuh untuk dapat mempersiapkan diri untuk menjalani aktivitas harian pasca liburan.

1. Menerima dan bersiap mengalami stres.

Post vacation blues adalah hal yang normal, dan cara terbaik untuk mengatasinya adalah menyadari bahwa kesedihan dan kebahagiaan adalah bagian yang pasti dilalui dalam hidup.

2. Menyediakan jeda waktu yang cukup.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X