Kompas.com - 29/05/2019, 16:27 WIB
Ilustrasi astronot di luar angkasa 1971yesIlustrasi astronot di luar angkasa

KOMPAS.com - Salah satu hambatan yang dialami manusia untuk hidup di luar angkasa adalah ketersediaan oksigen. Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, para ilmuwan dari Caltech membuat reaktor canggih untuk yang bisa membuat oksigen, termasuk di luar angkasa.

Dalam laporan yang terbit di jurnal Nature Communications, dijelaskan bahwa para ahli mengembangkan alat yang bisa melakukan ekstraksi karbon dioksida menjadi oksigen. Karbon dioksida itu nantinya diperoleh dari komet.

Bagi para ahli, terobosan ini diyakini dapat digunakan untuk misi antarplanet masa depan dan juga untuk mengurangi gas rumah kaca di atmosfer Bumi.

Baca juga: NASA Ajak Warga Dunia Terlibat Langkah Awal Perjalanan Manusia ke Mars

Para peneliti tahu bahwa molekul air yang dilepaskan oleh komet dapat dipercepat oleh angin matahari. Kejadian itu membuat molekul melepaskan oksigen ketika mereka jatuh kembali ke permukaan komet.

Mengingat komet dapat memancarkan karbon dioksida, tim kemudian mencari tahu apakah proses tersebut juga dapat mengubah kandungan karbon dioksida dalam komet menjadi oksigen.

Kemudian mereka membuat percobaan dengan mempercepat molekul karbon dioksida dan membuatnya bertabrakan dengan permukaan kertas emas (gold foil surfave).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kenapa pakai kertas emas? Emas merupakan elemen lembam yang diyakini dapat menciptakan oksigen dari reaksi kimia antara karbon dioksida dan emas.

Pemimpil studi mengaku, pada awalnya tidak yakin bahwa percobaan yang dilakukan bakal berhasil.

"Kami pikir tidak mungkin menggabungkan dua atom oksigen dari molekul karbon dioksida secara bebarengan. Pasalnya, karbon dioksida merupakan molekul linier dan harus "menekuk"nya agar bisa berfungsi," terang Profesor Konstantinos P. Giapis selaku pemimpin studi.

Merujuk IFL Science, Senin (27/5/2019), percobaan mereka ternyata sukses dan para ahli berhasil menemukan cara baru untuk menghasilkan oksigen.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Perjalanan Masuknya Virus Corona ke dalam Tubuh Sampai Merusak Organ

Begini Perjalanan Masuknya Virus Corona ke dalam Tubuh Sampai Merusak Organ

Oh Begitu
Mengapa Varian Delta Plus Lebih Mengkhawatirkan? Ini Penjelasannya

Mengapa Varian Delta Plus Lebih Mengkhawatirkan? Ini Penjelasannya

Oh Begitu
Terdeteksi Siklon Tropis Malou dan Bibit Siklon 99W, Ini Dampaknya di Indonesia

Terdeteksi Siklon Tropis Malou dan Bibit Siklon 99W, Ini Dampaknya di Indonesia

Oh Begitu
4 Penyakit yang Berpotensi Meningkat Saat Musim Hujan

4 Penyakit yang Berpotensi Meningkat Saat Musim Hujan

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Alasan Aktivitas Gempa Swarm Salatiga Harus Diwaspadai | Sinyal Misterius di Luar Angkasa

[POPULER SAINS] Alasan Aktivitas Gempa Swarm Salatiga Harus Diwaspadai | Sinyal Misterius di Luar Angkasa

Oh Begitu
Vaksin Kombinasi Efektif Mencegah Covid-19, Studi Jelaskan

Vaksin Kombinasi Efektif Mencegah Covid-19, Studi Jelaskan

Oh Begitu
Dikira Pemakan Daging, Dinosaurus Ini Ternyata Herbivora Pemalu

Dikira Pemakan Daging, Dinosaurus Ini Ternyata Herbivora Pemalu

Oh Begitu
Kenapa Matahari Berwarna Kuning dan Langit Berwarna Biru Saat Siang Hari?

Kenapa Matahari Berwarna Kuning dan Langit Berwarna Biru Saat Siang Hari?

Oh Begitu
Sinyal Misterius Diduga dari Alien, Ternyata Sinyal Radio Buatan

Sinyal Misterius Diduga dari Alien, Ternyata Sinyal Radio Buatan

Fenomena
Tak Ada Kulkas, Begini Cara Manusia Purba Menyimpan Makanan

Tak Ada Kulkas, Begini Cara Manusia Purba Menyimpan Makanan

Oh Begitu
70 Persen Penyintas Covid-19 Alami Gejala Long Covid

70 Persen Penyintas Covid-19 Alami Gejala Long Covid

Oh Begitu
Sisa Fosil Triceratops Terbesar Si Big John Dibeli Kolektor

Sisa Fosil Triceratops Terbesar Si Big John Dibeli Kolektor

Fenomena
Epidemiolog: Delta Plus di Inggris Bisa Gantikan Dominasi Varian Delta

Epidemiolog: Delta Plus di Inggris Bisa Gantikan Dominasi Varian Delta

Oh Begitu
Ahli Sebut Terobosan Baru Akan Membantu Kita Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Ahli Sebut Terobosan Baru Akan Membantu Kita Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Oh Begitu
Zat Berbahaya di Dalam Rokok Penyebab Kanker Paru-Paru

Zat Berbahaya di Dalam Rokok Penyebab Kanker Paru-Paru

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.