Halo Prof! Bahayakah Bila Sering Nyeri Dada Mendadak?

Kompas.com - 14/05/2019, 18:34 WIB
dr. Luluk Dwi Yuni, Sp. JP
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
RS Pondok Indah ? Bintaro JayaRumah Sakit Pondok Indah dr. Luluk Dwi Yuni, Sp. JP Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RS Pondok Indah ? Bintaro Jaya

Baca juga: Halo Prof! Vaginismus Itu Penyakit Sungguhan atau Bukan?

Gejala khas dari nyeri dada karena jantung disebut dengan angina pektoris, yang disebabkan karena tidak terpenuhinya oksigen jantung akibat penyumbatan pada pembuluh darah koroner jantung.

Gejala khasnya adalah nyeri atau rasa tidak nyaman di dada seperti ditekan benda berat atau diremas, disertai dengan penjalaran ke lengan, leher, rahang, bahu atau punggung kiri. Dapat disertai juga dengan keluhan mual, lemas, sesak, dan keringat dingin.

Sedangkan nyeri dada terkait dengan masalah paru adalah nyeri dada yang memberat ketika kita menarik napas dalam atau batuk dan dapat disertai sesak napas. Ketika keluhan nyeri dada seperti ini muncul, maka harus segera dibawa ke rumah sakit atau dokter terdekat untuk pemeriksaan dan diagnosis lebih lanjut.

Nah, untuk keluhan nyeri dada selain yang dijabarkan di atas, pada umumnya tidak terlalu berbahaya dan penyebabnya selain jantung atau paru. Sebagai contoh, keluhan nyeri dada akibat pencernaan dengan gejala dada seperti terbakar (heartburn) dan berkaitan dengan makanan (dipicu atau justru membaik dengan makanan).

Baca juga: Halo Prof! Sebaiknya Makan Apa Saat Lapar Tengah Malam?

Nyeri dada akibat otot dan tulang pada umumnya lebih spesifik tempatnya, biasanya penderita dapat menunjuk lokasinya dengan tepat, dapat terasa apabila dada ditekan atau dengan melakukan gerakan tubuh tertentu. Hal ini disebabkan oleh ketegangan atau cedera pada otot atau tulang.

Pada anak-anak dan remaja, kebanyakan nyeri dada tidak disebabkan oleh serangan jantung. Akan tetapi, jika keluhan nyeri dada ini berkepanjangan dan tidak dapat dijelaskan penyebabnya, silakan segera ke dokter atau rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut ya.

Demikian penjelasan dari saya, Nurbati. Semoga dapat membantu mengenali gejala nyeri dada yang sedang Anda alami. Salam!:

dr. Luluk Dwi Yuni, Sp. JP

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah

RS Pondok Indah – Bintaro Jaya

Punya pertanyaan terkait kesehatan dan sains yang membuat Anda penasaran? Kirimkan pertanyaan Anda ke haloprof17@gmail.com untuk dijawab oleh ahlinya.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X