Kosmonot Rusia Keluhkan Bau Alkohol Misterius saat Uji Coba Crew Dragon

Kompas.com - 12/05/2019, 13:31 WIB
The Internationa Space Station atau Stasiun Luar Angkasa 23 Mei 2010 yang laluwikipedia The Internationa Space Station atau Stasiun Luar Angkasa 23 Mei 2010 yang lalu

KOMPAS.com - Masih ingat dengan uji coba kapsul antariksa Crew Dragon milik SpaceX pada awal Maret lalu? Ya, itu adalah uji coba kapsul antariksa yang direncanakan untuk mengangkut para astronot ke stasiun luar angkasa internasional ( ISS).

Pada uji coba itu, Crew Dragon belum membawa astronot tapi membawa pasokan ke ISS. Peluncuran berawak direncanakan akan dilakukan pada akhir tahun ini.

Meski sudah dua bulan berselang, pihak astronot Rusia baru saja membuka suara terkait masalah pada kapsul milik SpaceX itu.

Masalah yang dimaksud adalah bau alkohol misterius yang dikeluarkan oleh Crew Dragon selama "berlabuh" di ISS.

Baca juga: Muncul Asap Saat Kapsul Crew Dragon Diuji, Penyebabnya Belum Diketahui

Hasil tes menunjukkan adanya konsentrasi isopropil alkohol di udara pada Crew Dragon. Angkanya mencapai 6 miligram per meter kubik.

Untuk mengatasi itu, para kosmonot Rusia harus menggunakan sistem pemurnian udara hingga batas aman 2 miligram per meter kubik.

Anehnya, bau alkohol nan misterius itu menghilang setelah kapsul buatan SpaceX ini lepas landas untuk kembali ke Bumi.

Pihak otoritas luar angkasa Rusia telah mengajukan keluhan mengenai isopropil ini kepada Badan Antariksa AS (NASA).

Merangkum dari RT, Sabtu (11/05/2019), NASA menanggapi masalah ini dengan menggambarkan peristiwa ini sebagai hal yang "menarik" tapi tidak membahayakan ISS maupun kru di dalamnya.

Meski begitu, NASA juga menegaskan bahwa masalah ini tengah diinvestigasi oleh perusahaan milik Elon Musk tersebut.

Masalah ini juga mendapat tanggapan oleh kosmonot veteran Rusia, Pavel Vinogradov. Menurutnya, ada beberapa kemungkinan sumber yang menyebabkan bau tersebut, termasuk desinfektan yang digunakan pada kapsul itu saat dibumi atau bahan konstrusi kapsul.

"(Baunya) seperti ada isopropil alkohol, padahal kenyataannya ini adalah senyawa lain," ujar Vinogradov dikutip dari Sputnik, Sabtu (11/05/2019).

Selain masalah bau ini, SpaceX sendiri menghadapi sejumlah masalah dalam pengembangan Crew Dragon. Misalnya saja kegagalan uji coba pada parasut kapsul tersebut.

Salah satu masalah terbaru yang dikonfirmasi perusahaan itu adalah Crew Dragon yang tiba-tiba terbakar dalam tes rutin. Pihak SpaceX menyebut, ini bukan berita bagus mengingat rencana peluncuran astronot NASA ke luar angkasa dijadwalkan pada akhir tahun ini.

Meski begitu, mereka berdalih hal itu adalah sebuah anomali. Mereka bahkan juga memecat para karyawan yang membagikan foto dan video terbakarnya Crew Dragon saat tes rutin itu ke media sosial.

Baca juga: Ukir Sejarah, Crew Dragon Jadi Taksi Astronot Pertama ke ISS

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X