Berhenti Merokok di Bulan Ramadhan, Bagaimana Caranya?

Kompas.com - 12/05/2019, 12:27 WIB
Ilustrasi dilarang merokok. SHUTTERSTOCKIlustrasi dilarang merokok.

KOMPAS.com – Selama menjalankan ibadah puasa, tentunya seseorang tidak hanya menahan diri dari nafsu makan dan minum saja, namun juga berbagai nafsu duniawi lainnya.

Bagi seorang perokok aktif, puasa juga memisahkannya dari batang rokok selama sekitar 13 jam, dari waktu sahur hingga berbuka.

Momentum ini sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk berpisah sepenuhnya dengan rokok.

Menurut Dr. dr. Erlina Burhan. MSc, Sp.P(K), dokter spesialis paru dan pakar tuberkulosis, merokok dapat meningkatkan risiko untuk terinfeksi dan terjangkit tuberkulosis dua kali lipat dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

“Satu batang rokok akan melumpuhkan silia (rambut getar) di saluran napas yang berfungsi untuk mengusir kuman keluar tubuh”, terang Erlina.

Baca juga: Hati-hati, Risiko Tuberkulosis Dapat Mengancam Siapa Saja

Erlina juga memaparkan bahwa hampir 70 persen pria dewasa di Indonesia adalah perokok, dan sebagian besar pasien tuberkulosis pernah merokok atau mantan pecandu rokok, dan biasanya berhenti merokok setelah divonis mengidap tuberkulosis.

Untuk menurunkan risiko tuberkulosis tersebut, Erlina berbagi beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mulai berhenti merokok.

“Yang penting, pertama kali adalah niat sungguh-sungguh dari diri sendiri untuk berhenti merokok. Sampaikanlah niat ini ke dokter, dan dokter akan membantu anda untuk stop merokok. Lebih baik stop sama sekali dibanding mengurangi rokok sedikit demi sedikit”, tutur Erlina.

Menurut Erlina, tindakan untuk berhenti merokok sama sekali akan menimbulkan gejala ‘withdrawal syndrome’ atau sindroma putus rokok yang mengakibatkan seseorang menjadi cemas, gelisah, kurang konsentrasi, dan merasa lemah.

Baca juga: 5 Jenis Sampah Terbanyak di Bumi, dari Puntung Rokok hingga Styrofoam

“Tapi itu hanya bersifat sementara. Bila menyadari itu dan berhasil melewatinya maka tubuh akan menyesuaikan diri sehingga tidak ada lagi rasa kebutuhan dan keinginan untuk merokok”, paparnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X