Kompas.com - 06/05/2019, 16:30 WIB
Ilustrasi buah firinaIlustrasi buah

2. Apel

Apel merupakan salah satu buah yang dikenal memiliki banyak manfaat. Saat berbuka puasa, sebuah apel dapat membantu sistem pencernaan Anda perlahan-lahan menyiapkan organ-organnya untuk menerima makanan yang lebih kompleks.

Meski kandungan air pada apel tidak sebanyak semangka, tetapi apel memiliki kandungan serat yang cukup tinggi yang juga berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh selama puasa.

Baca juga: Benarkah Jus Buah Selalu Menyehatkan?

Saat Anda berpuasa, kecenderungan untuk makan berlebih menjadi lebih tinggi, apalagi saat berbuka puasa. Anda sudah tidak makan selama hampir 12 jam, maka Anda merasa tidak apa-apa jika makan banyak saat berbuka.

Hal ini tentu tidak baik karena dapat meningkatkan risiko kegemukan. Dengan mengonsumsi apel sebelum makan besar, Anda dapat mengurangi keinginan Anda untuk makan berlebihan saat berbuka.

Selain membantu kerja sistem pencernaan tubuh, serat dalam apel dapat memberi Anda efek kenyang, sehingga mencegah Anda untuk mengambil makanan lebih banyak daripada yang Anda butuhkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Manfaat apel bagi kesehatan pun tidak dapat diragukan lagi. Mulai dari mengurangi risiko diabetes, menurunkan kadar kolesterol dalam darah, menjaga kesehatan jantung, mencegah katarak, hingga melindungi tubuh dari efek buruk radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker.

3. Anggur

Buah kecil ini bisa menjadi alternatif Anda untuk berbuka puasa. Rasanya yang segar dan manis bisa membantu menggantikan cairan dan gula yang hilang selama berpuasa.

Anggur juga termasuk jenis buah yang gampang dicerna karena tinggi air dan mengandung serat, sehingga baik untuk dimakan sebelum Anda mulai makan utama saat berbuka puasa. Ini mempersiapkan sistem pencernaan Anda sebelum memproses jenis makanan yang lebih kompleks.

Selain itu anggur juga memiliki banyak manfaat kesehatan lain. Dengan kandungan air dan seratnya, anggur dapat membantu mengatasi sembelit.

Potasium dalam anggur berperan dalam mencegah bertambah parahnya tekanan darah tinggi. Studi kohort yang dilakukan pada tahun 2013 menyatakan bahwa konsumsi anggur dapat mengurangi risiko terjadinya diabetes tipe 2 pada orang dewasa.

Anggur juga dapat membantu mengurangi tingkat keparahan alergi seperti hidung berair, mata merah, dan bersin-bersin. Antoksidan dalam anggur yang dikenal sebagai polifenol juga dapat mengurangi bahkan mencegah risiko terjadinya kanker paru-paru, kanker pankreas, kanker prostat, dan kanker usus besar.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X