Seberapa Faktualkah Perjalanan Waktu seperti di Film "Sci-Fi"?

Kompas.com - 27/04/2019, 18:04 WIB
Ilustrasi time travel Ilustrasi time travel

KOMPAS.com - Time traveler atau perjalanan waktu masih menjadi tema seksi yang diangkat dalam cerita fiksi, termasuk di film Avengers: Endgame.

Namun topik ini juga masih mengundang pertanyaan bagi banyak orang, terutama misteri apakah time traveler mungkin terjadi?

Banyak penelitian bonafid selama beberapa dekade menunjukkan bahwa perjalanan ke masa lalu di luar kapasitas manusia.

Namun dari sudut pandang fisika murni, pergi ke masa depan bukanlah hal mustahil.

Baca juga: Tak Seperti Avenger Hulk, Begini Dampak Paparan Gamma di Dunia Nyata

Profesor Stephen Hawking dan Brian Cox percaya bahwa kecepatan cahaya dapat mendorong manusia ke masa depan.

" Perjalanan waktu pernah dianggap ajaran sesat. Dulu saya tidak mau membicarakan itu karena takut dilabeli sinting. Namun akhir-akhir ini saya kembali terobsesi dengan waktu," ujar Hawking sebulan sebelum meninggal, seperti dilansir The Sun, Jumat (16/02/2018).

Senada dengan Hawking, profesor Cox juga percaya perjalanan waktu mungkin dilakukan.

"Perjalanan waktu ke masa depan adalah mungkin. Ini adalah bagian intrinsik dari cara alam membangun alam semesta. Kita semua adalah penjelajah waktu dengan cara kita sendiri," ujar Cox.

Pada 1905, Albert Einstein pernah menerbitkan laporan tentang teori relativitas khusus pada 1905. Saat itu Einstein menjelaskan bahwa benda yang bergerak dengan kecepatan cahaya akan menjalani waktu yang melambat.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X