Puluhan Petugas KPPS Meninggal, Beban Kerja Berlebih Mengancam Nyawa

Kompas.com - 21/04/2019, 09:57 WIB
Ilustrasi pemilu. ShutterstockIlustrasi pemilu.

Orang yang bekerja 55 jam seminggu, 16 persen lebih mungkin mengembangkan risiko serangan jantung dibanding mereka yang bekerja 45 jam seminggu.

Lebih lama waktu bekerja maka akan semakin besar risiko kesehatan yang mengancam. Studi itu menemukan, orang yang bekerja 65 jam seminggu memiliki peluang mengalami serangan jantung sebesar 33 persen.

Kemudian studi lain yang terbit 2014 di jurnal Psychosomatic Medicine mengungap bahwa tingginya beban pekerjaan berkaitan dengan diabetes,  peluang risikonya bisa mencapai 45 persen.

Merasa terlalu banyak bekerja juga dapat merusak kesehatan mental.

Menurut American Institute of Stress, stres dapat memicu seseorang mengunjungi pusat kesehatan 75 sampai 90 persen.

Cara mengatasi stres

Stres muncul karena berbagai alasan, tapi direktur eksekutif American Institute of Stress Heidi Hanna mengatakan, stres sebenarnya memiliki tujuan.

"Stres, tekanan, ketegangan ada untuk membantu manusia tumbuh lebih kuat dan hal ini dibutuhkan agar manusia dapat berkembang secara positif," ujar Hanna.

"Stres bukanlah musuh. Untuk menangani stres, hal yang perlu kita lakukan adalah istirahat dan melakukan pemulihan untuk menyeimbangkan stres dalam hidup, juga menjaga diri agar stres tidak di tahap kronis," jelas Hanna.

Hann menjelaskan, otak memiliki sistem kerja yang sama dengan otot. Misalnya kita melatih otot terus menerus tanpa henti maka kita bisa mengalami cedera. Hal yang sama pun terjadi pada otak.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X