4 Penyebab Bercak Putih di Tenggorokan, dari Radang sampai Oral Seks

Kompas.com - 15/04/2019, 11:46 WIB
Ilustrasi sakit tenggorokan, panas dalam g-stockstudioIlustrasi sakit tenggorokan, panas dalam


KOMPAS.com —  Tenggorokan bisa memberi banyak petunjuk bagi kesehatan kita. Kalau ada bercak putih di dalam tenggorokan, itu sangat mungkin disebabkan oleh infeksi.

Melansir Health Line, ada beberapa jenis infeksi yang bisa menyebabkan bercak putih di tenggorokan. Salah satunya infeksi karena bakteri, virus, atau jamur.

Iritasi ringan dan jangka pendek bisa menjadi gejala infeksi dan kondisi lain, seperti hidung tersumbat, demam, sulit menelan, dan bintik putih pada amandel.

Berikut adalah empat kondisi yang bisa membuat bercak putih muncul di tenggorokan.

Baca juga: Ancaman Serius, Infeksi Jamur Super Menyebar ke Seluruh Dunia

Radang tenggorokan

Radang tenggorok mungkin pernah dialami oleh sebagian besar kita, rasanya sungguh tidak menyenangkan.

Ketika radang tenggorok muncul, hal ini umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri menular dan menyebabkan munculnya bercak putih pada amandel atau di tenggorokan.

Selain sulit menelan karena ada pembengkakan pada tenggorokan atau amandel, kita juga kerap merasa mual, sakit perut, sakit kepala, dan ada yang sampai demam.

Mononukleosis menular

Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus sangat menular yang disebut mono. Hal ini juga dapat menyebabkan bercak putih pada amandel dan tenggorokan.

Selain munculnya bercak putih, gejala lain yang dirasakan antara lain demam, kelelahan, amandel membesar, sakit tenggorokan, dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Kandidiasis orofaringeal

Kandidiasis orofaringeal atau kandidiasis mulut adalah infeksi jamur pada mulut dan tenggorokan.

Kondisi ini bisa menyebabkan bintik putih di area yang terinfeksi. Jika terjadi pada bayi, biasanya akan menimbulkan sariawan.

Selain bercak putih di area tenggorokan dan sariawan, gejala lain yang dirasakan adalah sakit tenggorokan dan sulit menelan.

Baca juga: Ibu Hamil, Seks Oral Bisa Turunkan Risiko Keguguran Berulang

Herpes oral dan genital

Herpes oral (HSV-1) adalah infeksi virus paling umum. Kondisi ini menyebar melalui ciuman, seks oral, atau berbagi gelas dengan orang yang terinfeksi.

Gejala herpes oral yang paling umum adalah adanya luka di bibir. Sementara gejala herpes genital paling umum adalah luka di area genital (alat kelamin).

Selain luka di area mulut, khusus untuk herpes oral juga bisa menyebabkan bercak putih di area tenggorokan.

Beberapa gejala umumnya dirasakan di awal kemunculan infeksi, seperti kesemutan atau gatal di area luka, demam, dan gejala seperti flu dan sakit tenggorokan.

Namun, kedua infeksi herpes itu bisa muncul tanpa gejala.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X